Ustaz Solmed 10 Jam Mendekam di Ruang Tahanan Imigrasi Singapura

Kompas.com - 03/06/2017, 23:04 WIB
|
EditorIrfan Maullana

"Sampai di sana saya diminta duduk, kemudian mereka diam, saya juga diam. Kemudian saya tanya, 'Salah saya apa sih? Kok saya diperlakukan seperti ini?'. Mereka bilang 'Kamu clear sudah, kamu bersih. Begitu. Jawaban itu doang yang saya dapatkan 'Kamu bersih. Kamu clear'," kata Solmed.

Solmed mengatakan bahwa ia dan kawannya menjalani pemeriksaan terpisah. Sebelum akhirnya, kata dia, mereka dipersatukan di dalam sebuah ruangan.

Setelah dinyatakan tidak ada masalah, Solmed lalu digiring ke ruang tunggu pesawat untuk langsung diterbangkan pulang. Namun, tidak bersama dengan temannya yang masih ditahan.

"Saya tanya, kawan saya bagaimana? Kasian beliau. 'Sudah, yang penting kamu pulang saja. Kamu diam, nanti dia pulang juga kok. Tenang'. Dengan bahasa melayu. Saya tanya, nanti dia tidur di mana? 'Tenang, nanti saya kasih tempat tidur'," kata dia.

"Saya enggak boleh juga ada di situ, saya harus pulang. Jadi mereka tuh bawa saya. Jadi paspor saya dikasih setelah saya berada di ruang tunggu pesawat," ucapnya.

Menurut Solmed, padahal ia sedang diburu waktu untuk mengisi sebuah acara di Bekasi. Untuk langkah yang akan diambil ke depannya, Solmed mengaku belum bisa memutuskan.

"Sementara saya diam dulu deh. Saya enggak tahu langkah apa yang harus saya lakukan," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.