Cerita Lukman Sardi soal Tiga Filmnya Dirilis Bersamaan

Kompas.com - 20/06/2017, 09:25 WIB
Lukman Sardi diabadikan saat ditemui usai  jumpa pers perluncuran Teaser Jailangkung di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (6/5/2017). Kompas.com/Ira GitaLukman Sardi diabadikan saat ditemui usai jumpa pers perluncuran Teaser Jailangkung di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (6/5/2017).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga film yang dibintangi artis peran Lukman Sardi dirilis bersamaan pada hari raya Idul Fitri tahun ini.

Ditemui usai press screening film Jailangkung di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Senin (19/6/2017),  Lukman mengaku tidak menyangka hal itu sama sekali.

"Sebenernya gue juga nggak memprediksi atau mengatur pokoknya gue mau Lebaran harus keluar semua," ungkap Lukman.

Tiga judul film tersebut adalah Surat Kecil Untuk Tuhan, Sweet 20, dan Jailangkung, ditayang serentak mulai 25 Juni 2017 mendatang.

"Jadi ya buat gue sesuatu yang menggembirakan maksudnya di tengah produksi film Indonesia ada tiga nama gue di situ," kata ayah tiga anak itu.

Namun gara-gara tiga filmnya ditayangkan bersamaan, Lukman mengalami kesulitan mengatur waktu untuk menjalani kegiatan promosi.

"Di satu sisi buat gue dilema ya gimana cara ngatur waktu promonya supaya semua kebagian dengan rata antar film," kata Lukman.

Putra dari mendiang komposer Idris Sardi itu menganggap setiap film yang ia mainkan memiliki keunikan masing-masing.

"Jadi tiga film ini bukan genre yang sama. Gue besyukur banget itu pun nggak gue atur," ucap pria kelahiran 14 Juli 1971 itu.

"Keuntungan gue adalah walaupun barengan genre nya beda. Jadi mungkin ada orang yang lebih suka horor, yang demennya nonton drama," sambungnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X