"Spider-Man: Homecoming", Lebih Muda dan Canggih

Kompas.com - 06/07/2017, 17:14 WIB
Spider-Man: Homecoming Marvel StudiosSpider-Man: Homecoming
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah produksi Marvel Studios akhirnya merilis film Spider-Man: Homecoming yang sudah dinantikan penayangannya sejak tahun lalu.

Film garapan sutradara Jon Watts itu menyuguhkan cerita dan para pemain yang berbeda dari film-film Spider-Man sebelumnya yang sudah dirilis.

Hadirnya aktor Tom Holland sebagai pemeran Peter Parker yang baru, sukses menghadirkan Spidey yang lebih muda dan menyegarkan.

Berbeda dengan dua pemeran sebelumnya, yakni Tobey Maguire dan Andrew Garfield yang mendeskripsikan Parker sebagai mahasiswa dan fotografer lepas, kali ini si 'wajah jaring laba-laba' justru dikenalkan sebagai anak sekolahan.

Aksi Spidey di Homecoming bercerita tentang Peter Parker (Tom Holland) yang baru saja selesai membantu Iron Man alias Tony Stark (Robert Downey Jr) dalam film Captain America: Civil War (2016).

Sekembalinya ke rumah, Parker yang masih berusia 15 tahun itu langsung merasa bahwa dirinya mampu menjadi seorang superhero dan termotivasi untuk menjadi anggota Avengers. Sayang, Stark belum tertarik merekrutnya.

Marvel Studios Spider-Man: Homecoming

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Stark meminta Parker untuk melanjutkan pendidikan di New York sekaligus menemani Bibi May Parker (Marisa Tome). Parker kemudian menjalani rutinitas seperti biasanya, bersekolah bersama sahabatnya, yakni Ned (Jacob Batalon), Zendaya (Michelle), dan Liz Allan (Laura Harrier) --wanita yang dicintainya.

Namun, di satu sisi Parker mulai merasa hidupnya membosankan. Berbekal kostum canggih yang diberikan Stark, ia diam-diam beraksi sebagai pemberantas kejahatan di kawasan tempat tinggalnya.

Tugas-tugas kecil ia lakoni. Mulai dari menangkap pencuri sepeda, membantu seorang nenek, hingga menanggani kasus perampokan ATM. Namun, kawanan perampok ternyata menggunakan senjata canggih dan tak lazim.

Parker melaporkan temuannya kepada Stark, tetapi tidak digubris. Parker sendiri memang masih dalam masa percobaan dan bimbingan Stark langsung. Ia tidak boleh menanggani kasus berat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.