Band Eclat Awalnya Takut Membuat Lagu Sendiri

Kompas.com - 29/07/2017, 10:48 WIB
Band Eclat, yang mengawali karier mereka di YouTube, merilis singel pertama karya sendiri di kawasan Menteng, Jakarta Selatan, Jumat (28/7/2017). KOMPAS.com/SINTIA ASTARINABand Eclat, yang mengawali karier mereka di YouTube, merilis singel pertama karya sendiri di kawasan Menteng, Jakarta Selatan, Jumat (28/7/2017).
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Band Eclat, yang mengawali karier di YouTube pada 2015, baru saja meluncurkan singel pertama karya sendiri yang berjudul "Nyatanya" dalam acara di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/7/2017).

Grup yang terdiri dari Willy Anggawinata, Clara Ayu Sheila, Jefta Jasson, dan Louis Xander, serta diproduseri Yosua Gunawan ini mengaku awalnya takut membuat lagu sendiri.

Sebelumnya Eclat hanya membawakan lagu-lagu yang sudah dipopulerkan artis-artis musik lain.

"Akhirnya kami memaksakan diri untuk berani karena dukungan dari teman-teman di luar untuk mencoba bikin lagu sendiri yang berdampak," ucap Clara.

"Kami enggak mau berkarya sia-sia. Kami enggak muluk-muluk. Cuma satu yang kami mau ya, mungkin. Semoga bisa diterima dan disukai. Yang penting kalian suka dan menangkap maknanya bahwa cinta itu harus positif dan enggak sedih-sedih," ucapnya lagi.

Baca juga: Awalnya Meng-cover Lagu Orang Lain, Kini Eclat Rilis Singel Orisinal

Sampai sekarang Eclat belum ingin membuat album.

"Ke depannya, gimana bisa bikin karya lain yang lebih banyak. Album, belum sih. Singel selanjutnya, kepikiran. Soalnya kami bikin ini (singel pertama) selama satu tahun," ujar Clara.

"Kami enggak mau bikin (lagu) yang lima menit jadi. Kami bikin ini tulus, bukan cuma viral atau booming. Kami mau kasih dampak positif buat orang," ujarnya pula.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X