Filosofi Kopi Angga Sasongko dan Fenomena "Dream Maker" Kontemporer

Kompas.com - 04/08/2017, 18:12 WIB
 Karim Raslan (kiri) dan Angga Sasongko sedang bersantai menikmati kopi di kedai Filosofi Kopi, Melawai Jakarta, Juli 2017. Dok Karim Raslan Karim Raslan (kiri) dan Angga Sasongko sedang bersantai menikmati kopi di kedai Filosofi Kopi, Melawai Jakarta, Juli 2017.
EditorAmir Sodikin

Angga memahami bagaimana dunia hiburan mengalami pergeseran. Pita film tak lagi digunakan.

Itu adalah bagian dari paket cerita secara keseluruhan yang membuat produksi film menjadi semakin menantang, seperti halnya raksasa Hollywood yang terus memproduksi film-film besar sembari melenyapkan film-film lokal.

Namun bukannya mengeluh, Angga justru fokus untuk lebih memahami dan bekerja dengan tantangan baru.

Saya akan selalu mengingat bagaimana Angga berhasil memadukan dunia realita dan fiksi. Sebagai contoh, set utama kafe Filosofi Kopi di kawasan ramai Blok M, Jakarta Selatan, kini telah menjadi kafe yang penuh dengan orang-orang berkumpul.

Jadi, sesekali, dua bintang tampan, Rio dan Chicco masuk ke kafe dan bermain layaknya barista untuk menyenangkan para penggemarnya yang berteriak-teriak histeris.

Seni menirukan kehidupan? Begitulah keadaan ke depannya jika Angga berhasil di jalannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X