Ruben Onsu Terima Permohonan Maaf Pria yang Menabrak Mobil Adiknya

Kompas.com - 14/08/2017, 17:25 WIB
Ruben Onsu dan Sarwendah Tan  berpose usai menghadiri peluncuran kampanye publik KICKS (Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks), di Hong Kong Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/8/2017). KOMPAS.com/IRA GITARuben Onsu dan Sarwendah Tan berpose usai menghadiri peluncuran kampanye publik KICKS (Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks), di Hong Kong Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/8/2017).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembawa acara Ruben Onsu mengatakan bahwa dirinya telah menerima permohonan maaf dari pria berseragam TNI yang menabrak mobil adiknya, Jordi Onsu.

Hal itu disampaikan Ruben usai peluncuran kampanye publik KICKS (Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks), di Hong Kong Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/8/2017).

"Semuanya sudah clear. Semuanya tidak ada masalah dan saya menerima baik permohonan maaf dari pihak beliau," kata Ruben.

Pria yang akrab disapa Bensu itu telah melakukan mediasi dan menganggap kejadian tersebut hanya luapan emosi sesaat.

"Sebenernya ini kan internal ya, bukan instansi, tapi karena saya dimediasi oleh bapak mayor yang baik hati, semua clear. Semoga setelah permasalahan ini dari saya dia bisa belajar," ujar Bensu.

"Udah aman semua, enggak usah dibesar-besarkan ada asuransi. Cuma kemarin ini kan ada prselisihan cekcok kata-kata aja ya, mungkin kan namanya orang emosi, saya sangat mengerti hal itu," lanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diberitakan sebelumnya, mobil adik Ruben Onsu, yakni Jordi Onsu ditabrak oleh seorang pria berseragam TNI, Selasa (8/8/2017) subuh. Pria tersebut sempat melontarkan kata-kata kasar pada Jordi pascatabrakan.

Hal itu membuat Ruben langsung naik pitam. Ia lantas mengunggah video beserta keterangan berupa kronologi tabrakan tersebut melalui akun Instagram miliknya @ruben_onsu.

Kemudian, ia juga menyatakan keberatannyanya atas perlakuan kasar yang dilakukan pria tersebut kepada sang adik.

"Bapak yg ada di video ini, saya tekankan jika adik saya salah tolong bicara baik2, apa iya bapak yg bisa di bilang mengayomi masyarakat ? Tp jika saya mampu membuktikan dengan saksi yg ada, bagaimana ???" tulis suami Sarwendah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.