Gita Gutawa: Bikin Lagu Anak-anak Itu Menantang

Kompas.com - 17/11/2017, 12:32 WIB
Gita Gutawa menyabet dua penghargaan Anugera Musik Indonesia (AMI) Awards 2017 di Teater Garuda TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/11/2017) malam. KOMPAS.com/ Andi Muttya KetengGita Gutawa menyabet dua penghargaan Anugera Musik Indonesia (AMI) Awards 2017 di Teater Garuda TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/11/2017) malam.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Gita Gutawa untuk kali pertama menggenggam piala AMI Awards sebagai Pencipta Lagu Anak-Anak dan Produser/Penata Musik Lagu Anak-Anak.

Putri musisi Erwin Gutawa ini mengaku meskipun selama ini mencipta lagu sendiri, tak mudah baginya untuk membuat lagu untuk anak-anak.

"Sulit sih ya. Lagu anak-anak biasanya yang nyiptain orang dewasa. Dan beda kalau orang dewasa buat lagu untuk diri sendiri untuk orang dewasa," kata Gita di kawasan Taman Mini Indonesia, Jakarta Timur, Kamis (16/11/2017).

Satu hal yang paling menantang adalah ia harus bisa berkreasi lewat lirik dan melodi yang betul-betul bisa mewakili dunia anak-anak tetapi sekaligus memberi edukasi dan ajakan berlaku positif.

"Aku harus berkaca kalau anak-anak sebenarnya senengnya apa dan tema-tema apa yang harus aku sampaikan," ujar Gita.

"Jadi memang mungkin yang menantang itu karena temanya jadi terbatas karena ngomongin soal anak-anak. Tapi bagaimana cara membuatnya itu tetap menjadi sesuatu yang fresh, menarik," sambungnya.

Namun Gita belum menentukan ke depannya ia bakal terus menjadi pencipta lagu anak atau tidak. Baginya, membuat lagu untuk anak-anak punya kenikmatan yang berbeda.

[Baca juga : Karena Anak-anak, Gita Gutawa Sabet Dua Trofi AMI Awards 2017 ]

"Yang pastinya ada kebahagiaan tersendiri setiap ciptain lagu anak-anak. Tertantang sekali selama ngerjain proyek Di Atas Rata-Rata. Mudah-mudahan bisa terus-terusan membangkitkan juga menyebarkan semangat positif untuk anak-anak Indonesia," katanya.

[Baca juga : Adiknya Main Drama Musikal Petualangan Sherina, Gita Gutawa Bangga ]

Ia menambahkan, karya ciptaannya untuk proyek album Di Atas Rata-rata adalah interpretasinya terhadap lagu anak di era sekarang.

"Mungkin temanya juga selalu aktif, positif, mudah-mudahan bisa masuk ke anak-anak," ucap Gita.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X