Reza "The Groove": '90-an Tahun Emas Industri Musik Indonesia

Kompas.com - 24/11/2017, 18:13 WIB
Reza The Groove saat Jumpa Pers The 90s Festival, di Pisa Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017). Kompas.com/Ira GitaReza The Groove saat Jumpa Pers The 90s Festival, di Pisa Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017).
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com- Vokalis grup musik The Groove, Reza Hernanza Desiawan mengatakan, tahun '90-an menjadi tahun emas bagi industri musik Indonesia.

"Tahun '90-an itu puncak zaman keemasan di musik industri. Di seluruh dunia musik berkembang, mentok-mentoknya di 90-an," kata Reza saat jumpa pers The 90's Festival di Pisa Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017).

Menurutnya, berkembangnya industri musik pada waktu itu, karena adanya peralihan sistem analog ke era digital.

"Tapi menurut saya kenapa tahun 90-an spesial? Karena musik dan industri zaman itu peralihan antara analog ke digital," ucap Reza.

"Itu puncak masa keemasan musik '90. Minimal yang saya lihat di dunia berkembang di '90. Udah mencoba rekaman analog ke live sampai ke digital," sambungnya.

[Baca juga : Reza The Groove: Musik Anak-anak Harus Variatif ]

The Groove yang terbentuk pada 1997 pun turut merasakan masa-masa keemasan itu. Hal itulah yang membuat Reza menganggap sebagai hal yang wajar, bila kini festival musik era '90-an kembali digelar.

"Entah dari sisi produksi atau hal lainnya. Menurut saya '90 is the best dari sekian zaman. 2000 itu udah zaman pencarian. Jadi wajar saja anak sekarang melirik zaman dulu," imbuhnya.

The Groove menjadi satu dari 22 penampil pada The 90's Featival yang akan digelar di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu (25/11/2017) esok.

[Baca juga : 20 Tahun Berkarya, The Groove Rilis Tuhan di Hati Kita]



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X