Arie Kriting Galang Dana untuk Bantu Korban Gizi Buruk di Asmat

Kompas.com - 22/01/2018, 19:42 WIB
Arie Kriting ditemui di sela nonton bareng film Susah Sinyal di bioskop 21 Grand Mall Bekasi, Jawa Barat, Rabu (27/12/2017). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGArie Kriting ditemui di sela nonton bareng film Susah Sinyal di bioskop 21 Grand Mall Bekasi, Jawa Barat, Rabu (27/12/2017).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Komika Arie Kriting menggalang dana untuk membantu para korban yang terjangkit wabah campak dan gizi buruk yang tengah melanda Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.

Penggalangan dana tersebut diinisiasi oleh pemilik nama lengkap Satriaddin Maharinga Djongki itu melalui situs Kitabisa.com.

Melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Senin (22/1/2018), Arie berharap masyarakat bisa turut serta membantu penggalangan dana tersebut.

"Buat saya Papua lebih dari sekadar akar, melainkan rumah kedua dan tempat yang sangat dekat dengan saya," kata Arie.

"Ingin sekali ajak kaka dan nona semua bantu saudara kita di sana untuk bisa dapatkan gizi dan pengobatan yang lebih baik. Kita perlu bersatu dan menunjukkan bahwa kita bisa bersama dan saling membantu untuk keluarga terdekat kita, orang Papua," sambung Arie.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com pada laman terkait, dana yang terkumpul sudah mencapai Rp 59.793.337.

Baca juga : Arie Kriting Berbagi Ilmu Menjadi Konsultan Komedi

Ramai diberitakan sebelumnya bahwa sudah ada 61 anak meninggal dunia karena terkena wabah campak dan gizi buruk sejak September 2017 hingga saat ini.

Tim kesehatan dari Pemda setempat sudah diterjunkan ke 23 distrik (kecamatan) yang mencakup 224 kampung untuk mencegah penularan wabah campak yang lebih besar.

Sejak September 2017 hingga 11 Januari 2018, RSUD Asmat dilaporkan merawat ratusan pasien campak. Sebanyak 393 orang mejalani rawat jalan dan 175 orang rawat inap.

Penyakit campak juga ditemukan di beberapa tempat dan distrik di Kecamatan papua, seperti Suator, Distri Sawa Erma, Distrik Akat, dan Kota Agats. Sementara untuk gizi buruk juga ditemukan di Kota Agats, Kampung Yousakor, Distrik Sirets.

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X