Lola Amaria dan Amalan Pancasila untuk Film "Lima" - Kompas.com

Lola Amaria dan Amalan Pancasila untuk Film "Lima"

Kompas.com - 31/01/2018, 22:45 WIB
Lola Amaria diabadikan di kantornya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (14/4/2016).KOMPAS.com/DINO OKTAVIANO Lola Amaria diabadikan di kantornya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (14/4/2016).


JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Lola Amaria menggarap film tentang amalan lima sila pada Pancasila. Film ini merupakan upaya Lola untuk mengajak masyarakat luas dan generasi muda dalam mengamalkan Pancasila.

"Film ini berusaha untuk mendekatkan ke sana. Kalau Pancasila itu bukan untuk dihafal, tapi bagaimana Pancasila dipakai dalam kehidupan sehari-hari yang dekat dengan kita, keluarga dan tempat kerja," kata Lola Amaria melalui siaran pers, Rabu (31/1/2018).

Aktris kelahiran 30 Juli 1977 ini menggadeng empat sutradara lain untuk menggarap film Lima. Masing-masing sutradara mendapat bagian untuk menggarap cerita dari setiap sila di Pancasila.

"Project film Lima ini yang menarik adalah suatu film utuh yang disutradari lima orang dengan lima cerita. Ini kita bilang Pancasila ya dari sila satu sampai lima, ini enggak putus di satu film, ini utuh," kata Lola Amaria.

Baca juga : Ribuan Masyarakat Labuan Bajo Sambut Film Labuan Hati Lola Amaria

Empat sutradara yang bersama Lola Amaria menggarap film itu adalah Shalahuddin Siregar, Tika Pramesti, Harvan Agustriansyah, dan Adriyanti Dewanto.

"Shalahuddin memegang sila pertama. Tika sila kedua. Saya sendiri sila ketiga. Harvan sila keempat. Adriyanto sila kelima. Kita memulai proses pembuatan sejak Oktober 2017," ujar Lola.

Film Lima menceritakan kisah sebuah keluarga yang terdiri dari tiga anak dan satu pembantu. Ketiga anak ini berdebat tentang kematian ibunya, karena masing-masing dari mereka memiliki agama yang berbeda dengan sang ibu.

Film yang dijadwalkan rilis bioskop pada 1 Juni 2018 ini dibintangi oleh Prisia Nasution, Yoga Pratama dan beberapa pendatang baru.


EditorIrfan Maullana

Close Ads X