Sakit Ruben Onsu, dari Kelelahan hingga Tes Kanker

Kompas.com - 05/03/2018, 10:12 WIB
Ruben Onsu berpose di RSU Bunda Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanRuben Onsu berpose di RSU Bunda Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com--Sepulang dari berlibur ke Jepang bersama istri dan anaknya, pembawa acara Ruben Onsu dilarikan ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan menunjukkan ia mengalami keletihan.

Sepulang dari pulang dari rumah sakit, badan Ruben tampak kurus. Khawatir ada penyakit yang lebih serius, keluarga memutuskan ia menjalani pemeriksaan menyeluruh termasuk tes kanker.

Berikut rangkuman riwayat sakit Ruben Onsu yange dirangkum Kompas.com.

1. Kelelahan

Ruben harus dirawat di rumah sakit setelah berlibur di Jepang. Menurut diagnosa Ruben disebut kelelahan dan juga tak menjaga pola makannya.

Ayah satu anak ini mengaku tidak doyan makanan Jepang. Faktor udara musim dingin di Jepang juga berpengaruh.

"Badan sudah enggak enak di Jepang. Angin dahsyat dan dingin. Orang kampung ke Jepang, enggak cocok sama udara. Harusnya kondisi di situ makan yang bagus, tapi gue makannya entar-entaran gitu deh," ujar Ruben di RSU Bunda, Sabtu beberapa waktu lalu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Udara dan makan enggak bagus akhirnya sampai sana sakit juga. Waktu di Kyoto juga sempat sehari sakit," imbuh dia.

Ruben pun harus dirawat selama empat hari di Rumah Sakit Umum Bunda, Menteng, Jakarta Pusat sejak Selasa (9/1/2018).

2. Sesak napas

Ruben memang sempat kembali menjadi host program Brownis sepulang dari Jepang. Namun sasat acara dimulai, Ruben merasa sesak napas.

"Ambruk di hari kedua selesai live yang siang. Saat itu napas sudah sedikit. Saya jalan sama Ayu (Ting Ting), saya tinggalin Ayu, saya cari napas, sampai di mobil kok napas saya pendek. Telepon Wendah dan saya langsung lari ke rumah sakit," kata dia.

Rupanya ada penyakit asma yang baru ia ketahui. Pasalnya delama ini ia tak pernah merasakan sesak nafas.

"Saya harus hati-hati sama asma. Keluarga saya kan asma, saya enggak ngerti asma itu kayak gimana, oh kemarin (sesak napas) itu asma. Yang paling penting bisa di-handle oleh rumah sakit," ucapnya.

3. Membaik

Setelah mendapatkan perawatan, kesehatan Ruben Onsu pun membaik. Ia bahkan sudah bisa beraktivitas seperti biasanya.

"Iya membaik, sudah oke dibawa kerja, biar happy. Jauh lebih fit, jauh lebih enak. Ini recovery aja," ungkap Ruben.

Meski demikian, kini Ruben sudah mulai mengurangi kesibukannya itu. Bahkan, Ruben merelakan beberapa program yang biasa ia bawakan.

"Ngurangin (pekerjaan) pasti. Jadi terakhir kerja cuma sampai jam 9 malam, enggak ngambil acara malam lagi. Sehari saya bisa 5-6 program, sekarang hanya 4-5 program aja," ucapnya.

4. Kurus

Kembali sehat tak serta merta membuat badan Ruben kembali gemuk. Kini bahkan pria kelahiran Jakarta, 15 Agustus 1983 itu disebut kurus.

Namun menurut sang istri, Sarwendah Tan, kondisi Ruben kini justru jauh lebih baik. Bahkan sudah ada peningkatan berat badan.

"Berat badan naik, size celana naik, gimana ini pada bilang kurus," ujarnya.

"Kemarin pas masuk rumah sakit sempat 55 kilo, sekarang sudah 58 kilo, normal lagi dia. Dia tengah malam juga makan," imbuhnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X