Tessa Kaunang Perjuangkan Hak Asuh Anak Sampai Titik Darah Terakhir

Kompas.com - 31/03/2018, 23:37 WIB
Tessa Kaunang berpose dalam acara amal di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/3/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanTessa Kaunang berpose dalam acara amal di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kehidupan tenang artis peran Tessa Kaunang seakan terus diusik oleh mantan suaminya, Sandy Tumiwa. Setelah urusan harta gana-gini, Sandy kini menuntut hak asuh anak di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Sidang perdana beragendakan mediasi telah digelar pada 19 Maret 2018. Sidang mediasi berjalan buntu dan berlanjut hingga kini.

Tessa mengatakan akan terus memperjuangkan dan mempertahankan hak asuk anak dalam pangkuannya.

"Kalau untuk masalah anak, sampai titik darah penghabisan akan saya perjuangkan," ucap Tessa dalam wawancara di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/3/2018).

[Baca juga : Tessa Kaunang: Apa Pantas Sandy Tumiwa Minta Tinggal Serumah? ]

Sandy kembali menuntut hak asuh anak setelah membatalkan perdamaian dengan Tessa, lantaran mendengar kabar tak sedap di sosial media tentang kekasih Tessa.

Menurut Tessa, jika jalur hukum yang terbaik, ia dan kuasa hukumnya akan meladeni.

"Ya kami tanggapi saja. Kalau enggak mau berdamai, kemarin akta perdamaian kan memang sudah dicabut. Saya tanggapi saja dan jalani secara hukum," ucapnya.

Untuk sidang selanjutnya, Tessa akan mengajukan eksepsi atas lanjutan gugatan yang dilayangkan Sandy terkait perebutan hak asuh anak, karena pembatalan perdamaian.

Tessa juga akan menggugat balik Sandy, karena tak bisa memenuhi kewjibannya memberi nafkah untuk kedua anaknya.

Setelah bercerai empat tahun lalu, Sandy berkewajiban untuk menafkahi anak-anaknya sebesar Rp 5 juta per bulan.

[Baca juga : Tessa Kaunang: Kalau Sandy Tumiwa Normal, Harusnya Merasa Risih ]

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X