Karena Film Rampage, Dwayne Johnson Belajar tentang Gorila

Kompas.com - 09/04/2018, 12:20 WIB
Dwayne Johnson, Naomie Harris, dan Jeffrey Dean Morgan (dari kiri ke kanan) main dalam film Rampage. Warner BrosDwayne Johnson, Naomie Harris, dan Jeffrey Dean Morgan (dari kiri ke kanan) main dalam film Rampage.
Editor Ati Kamil

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Aktor Dwayne Johnson (45) berlaga dalam film Rampage, yang mengenalkannya kepada dunia gorila.

Film Rampage diadaptasi dari video game terkenal berjudul sama yang bercerita tentang gorila berambut perak, George, yang diadopsi oleh Davis Okoye, yang dimainkan oleh Johnson.

George bersama hewan lain terus tumbuh besar tidak terkendali menjadi seperti Godzilla dan membuat kekacauan.

Baca juga: Majukan Tanggal Tayang, Rampage Batal Bentrok dengan Avengers: Infinity War

Terkait film yang disutradarai oleh Brad Peyton ini, Dwayne Johnson menjadi banyak meneliti, belajar mengenai kehidupan gorila, dan mengakui kekuatan serta kelembutan hati hewan tersebut.

Johnson pada pemutaran perdana film ini di Los Angeles, California, AS, pada Rabu lalu (4/4/2018) waktu setempat, mengatakan sangat terkesan.

"Saya berkonsultasi dengan Dian Fossey Gorilla Fund International dan menghabiskan waktu bersama gorila di Atlanta. Di Kebun Binatang Atlanta dan menghabiskan waktu bersama pakar hewan primata. Itulah yang paling mengesankan tentang film ini," kata Johnson.

Begitu terkesan kepada hewan itu, ia sampai tidak berkeberatan mengadopsi gorila.

"Saya punya gorila yang diadopsi, namanya Iyambere," tuturnya.

Baca juga: Dwayne Johnson Ingin Bikin Bangga Keluarga Robin Williams lewat Jumanji

Sambil bercanda, Dwayne Johnson, yang ketiga anaknya perempuan, mengatakan bahwa Iyambere merupakan anak laki-lakinya yang hilang.

Bintang lainnya, Naomie Harris, yang dikenal lewat film-film Bond Skyfall dan Specter, mengatakan bahwa untuk menyiapkan diri membintangi film ini ia bekerja sama dengan pelatih fisik selama sebulan.

Harris mengatakan pula bahwa perannya sebagai dr Kate Caldwell dalam film Rampage sangat berbeda dari yang pernah ia lakukan sebelumnya.

Dengan banyak adegan yang menggabungkan computer-generated image (CGI), ia sangat bergantung pada arahan Dwayne Johnson.

"Luar biasa karena Johnson merupakan raja teknologi CGI yang menggunakan layar hijau. Ia tahu dunia ini. Jadi, ia membimbing dan menunjukkan apa yang harus dilakukan dan saya belajar darinya," ucap Harris.

Baca juga: Artis Baru Aulii Cravalho Diminta Percaya Diri oleh Dwayne The Rock Johnson

Film Rampage di Indonesia akan mulai diputar serentak 11 April 2018, sementara di Amerika pada akhir minggu 13 April 2018.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X