Acara Permulaan Upacara Kebo Ketan Akhir April - Kompas.com

Acara Permulaan Upacara Kebo Ketan Akhir April

Kompas.com - 18/04/2018, 16:00 WIB
Acara Wiwitan dilakukan di Sendang Mergo, Desa Sekaralas, Widodaren, Ngawi.Kraton Ngiyom Acara Wiwitan dilakukan di Sendang Mergo, Desa Sekaralas, Widodaren, Ngawi.

JAKARTA, KOMPAS.com--Kraton Ngiyom, sebuah komunitas budaya yang terletak di Desa Sekaralas, Widodaren, Ngawi, kembali akan menggelar hajat tahunan Upacara Kebo Ketan.

Para relawan tampak mulai sibuk merapikan kebun dan membersihkan Rumah Tua, untuk menyiapkan suatu acara permulaan. Rencananya, pada Sabtu tanggal 28 April 2018, akan diadakan serangkaian acara seni budaya dari pagi sampai malam berupa rangkaian gelar karya Perkumpulan LSM Kraton Ngiyom, bertajuk “Selamatan Wiwitan Upacara Kebo Ketan”.

Selamatan wiwitan ini menandai dimulainya kerja organisasi lahir batin untuk berhasilnya penyelenggaraan Upacara Kebo Ketan III, 24-25 November 2018, yang bertema ‘MARILAH KITA MENDO’A INDONESIA BAHAGIA”. Jika tahun lalu Upacara Kebo Ketan mengangkat tema “PENAWAR RACUN DIVIDE ET IMPERA”, maka di tahun ini mengambil tema dari seuntai syair di Stanza II lagu kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman.

Indonesia tanah pusaka
Pusaka kita semuanya
Marilah kita mendo’a
Indonesia bahagia!

Upacara Kebo Ketan yang ketiga ini masih terus diolah agar semakin sangkil dan mangkus sebagai suatu bentuk “seni kejadian berdampak”.

Dari tahun ke tahun ada berbagai penyempurnaan dan perubahan untuk memerbaikinya. Misalnya, di UKK I tahun 2016 tubuh Sang Kebo Ketan dibuat dari ketan. Tidak terpikirkan sebelumnya bahwa ketan yang dipakai akan bau, jadi mubazir tak bisa dimakan.

Oleh karena itu pada UKK II 2017, Sang Kebo Ketan dibuat dari resin dan ketannya dimasak terpisah, dibuat wajik merah dan jadah putih, sehingga bisa dimakan seluruh peserta UKK.

Pada UKK 2018, panitia memperbaharui acara kembali dengan menanam sendiri ketan yang akan digunakan, dan memastikan bahwa penanaman dan perawatannya menggunakan metode alami/ organik, sehingga nanti ketan yang dibagikan lebih lezat dan sehat. Panitia menekan kemubaziran seperti kasus ketan mubazir di tahun 2016dengan menguatkan nilai berbagi, sehat, dan manfaat.

Rangkaian acara “Selamatan Wiwitan Upacara Kebo Ketan 2018” adalah sebagai berikut.

1. Pukul 07’00 – selesai, di sawah lor desa Sekaralas: bancakan wiwitan penanaman ketan organik untuk Upacara Kebo Ketan 2018.

2. Pukul 14’00 – selesai, di Rumah Tua Sekaralas: Diskusi buku karya terbaru Dr. Muhammad A.S. Hikam berjudul “DEMOKRASI INDONESIA ANTARA ASA DAN REALITA”, terbitan Galangpres Yogyakarta dengan narasumber Dr. M.A.S. Hikam, penanggap Bramantyo Prijosusilo (Patih Njaba Kraton Ngiyom), Udin Tjockro, S.Sos. (Ketua PANWASLU Kabupaten Ngawi), dan Saiful Mujab, S. Th.I, MA. (Penulis, Dosen Studi Agama IAIN Kediri) dengan moderator Godeliva D. Sari (Emban Kraton Ngiyom).

3. Pukul 19’30 – 23’00: musik oleh Petrus N. Marthawhiyana, Sri Krishna, Endah Laras, Bonita dan Adoy.



Close Ads X