Lama Main Sinetron, Jeremy Thomas Tertarik Cicipi Film Horor

Kompas.com - 09/05/2018, 22:00 WIB
Jeremy Thomas berpose usai wawancara promo film Sabrina di Menara Kompas Gramedia , Palmerah Selatan, Jakarta, Rabu (09/5/2018). Film garapan rumah produksi Hitmaker Studios yang bergenre horor tersebut akan tayang pada 12 Juli 2018. 
 KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIJeremy Thomas berpose usai wawancara promo film Sabrina di Menara Kompas Gramedia , Palmerah Selatan, Jakarta, Rabu (09/5/2018). Film garapan rumah produksi Hitmaker Studios yang bergenre horor tersebut akan tayang pada 12 Juli 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemain sinetron kawakan Jeremy Thomas tertarik terlibat dalam penggarapan film bergenre horor, Sabrina. Jeremy diketahui telah berkecimpung di dunia pesinetronan Indonesia sejak tahun 1990-an.

"Saya ini kan lahir dari sinetron drama, dari tahun 1991 saya pemain sinteron drama terus, bisa dikatakan saya mencintai drama lah," kata Jeremy saat berkunjung ke redaksi Kompas.com, di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (9/5/2018).

"Tapi pada saat melihat peran ini, film ini sangat unik karena tidak hanya melibatkan horor murni tapi juga ada thriller, action-nya juga ada, dramanya juga ada," kata Jeremy.

Baca juga : Jeremy Thomas Perankan Tokoh Baru dalam Film Sabrina

Jeremy berperan sebagai Raynard, tokoh baru dalam film spin off film The Doll. Raynard adalah seorang paranormal yang membantu menyelesaikan masalah keluarga Arka (Rizky Hanggono).

"Yang lebih bikin menarik paranormal, saya belum pernah memerankan paranormal dan uniknya paranormalnya ini membantu menyelesaikan masalah keluarga," tambahnya.

Lama berakting dalam genre drama, membuat ayah Valerie Thomas itu harus menyesuaikan diri dengan film arahan sutradara Rocky Soraya itu.

"Butuh sedikit penyesuaian dan adaptasi, tapi ya pada saat kita melabel diri sebagai aktor, setiap skenario itu pasti ada tantangan, dikuasai dulu skenarionya secara utuh, setelah itu mau take baru saya hafal skenarionya," ujar Jeremy.

Film produksi Hitmaker Studios itu dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 12 Juli 2018 mendatang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X