Dilaporkan Lagi oleh Jack Lapian, Ahmad Dhani Sebut Pelapor Belum Puas

Kompas.com - 14/05/2018, 17:46 WIB
Ahmad Dhani menghadiri sidang kasus ujaran kebencian di PN Jakarta Selatan, Senin (14/5/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanAhmad Dhani menghadiri sidang kasus ujaran kebencian di PN Jakarta Selatan, Senin (14/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis musik Ahmad Dhani kembali dilaporkan ke Polda metro Jaya oleh Jack Lapian. Menurut Dhani, bisa jadi hal itu karena Sekretaris Jenderal Cyber Indonesia tersebut merasa belum puas dengan persidangan kasus ujaran kebencian yang sedang dijalani Ahmad Dhani.

"Ya enggak apa-apa. Mungkin dia belum puas dengan sidang ini (kasus ujaran kebencian)," ujar Dhani di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Ampera Raya, Senin (14/5/2018).

Sebelumnya, Jack melaporkan Ahmad Dhani terkait unggahan di Facebook-nya pada 13 April 2018 lalu soal Rocky Gerung. Jack menilai, unggahan tersebut mengandung unsur fitnah. Jack juga tercatat sebagai pelapor dari kasus Rocky Gerung.

Baca juga: Jack Lapian: Ahmad Dhani Janganlah Jadi Polisi

Sebelum melaporkan Dhani atas kasus fitnah, Jack juga telah melaporkan suami penyanyi Mulan Jameela itu atas dugaan ujaran kebencian. Hingga kini, kasusnya masih bergulir di pengadilan.

Meski demikian, berbagai laporan tersebut disikapi Dhani dengan tenang dan dianggap sebagai ujian.

"Ini ujian. Kalau enggak ada hal-hal ini kan kita diuji. Bisa atau enggak menghadapi ujian ini. Kalau enggak diuji kan enggak ada kenaikan pangkat," kata dia.

Baca juga: Eksepsi Ditolak, Kasus Ujaran Kebencian Ahmad Dhani Dilanjutkan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X