Pandji Pragiwaksono Manfaatkan Situasi Politik untuk Promosikan Stand Up World Tour

Kompas.com - 22/05/2018, 20:21 WIB
Komika dan artis peran Pandji Pragiwaksono berpose usai wawancara promo tur dunia ketiganya yaitu Pragiwaksono Stand Up World Tour 2018 di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (22/05/2018). Pandji akan memulai tur dunianya di Manila, Filipina pada 28 Juli mendatang, kemudian ke kota Shanghai dan Guangzhou di Cina, Dusseldorf dan Nuremberg di Jerman, Amsterdam di Belanda. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIKomika dan artis peran Pandji Pragiwaksono berpose usai wawancara promo tur dunia ketiganya yaitu Pragiwaksono Stand Up World Tour 2018 di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (22/05/2018). Pandji akan memulai tur dunianya di Manila, Filipina pada 28 Juli mendatang, kemudian ke kota Shanghai dan Guangzhou di Cina, Dusseldorf dan Nuremberg di Jerman, Amsterdam di Belanda.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komika Pandji Pragiwaksono punya strategi khusus untuk mempromosikan tur stand up comedy yang akan ia gelar. Caranya, Pandji memanfaatkan situasi politik pasca-Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Hal itu dikatakan Pandji saat berkunjung ke redaksi Kompas.com, di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2018).

"Itu salah satu pengkondisian, awalnya sih kendalanya tuh karena masalah ya, dibikinlah pilihpandji.com itu. Kami modalin dua billboard, satu di Bandung, satu di Jogja, pura-pura nyalon," kata Pandji.

Ide ini tercetus setelah Pandji terlibat dalam pilkada DKI Jakarta tahun lalu. Ketika itu ia selalu menuai komentar negatif di sosial medianya.

Baca juga: Diledek Komika Lain, Pandji Pragiwaksono Jadikan Anies Baswedan Jubirnya

Pandji lantas memutuskan untuk memanfaatkan isu politik sebagai kesempatan untuk mempromosikan Pragiwaksono Stand Up World Tour 2018.

"Pandji tuh apapun di sosial media selalu disalahin karena Pilkada, terus tahun 2018-2019 semua ngomongin Pilkada, dan enggak mungkin dilawan," ucap Pandji.

"Daripada dilawan, nuansa politiknya mending ditunggangi aja," lanjutnya.

Pandji juga menambahkan, tur stand up comedy-nya akan banyak berbicara tentang politik yang ada di Indonesia.

"Pragiwaksono ini ada banyak pembahasan tentang nyaleg, tentang politik. Kan kita negara demokrasi tapi hasilnya enggak begitu baik, karena kita enggak dilengkapi dengan kemampuan berdemokrasi," tambah bintang film Insya Allah Sah! itu.

"Jadi yang mau dibahas lebih ke hal-hal seperti itu, nemahami kebebasan berpendapat, hidup dalam perbedaan," imbuhnya.

Pandji akan berkeliling ke-10 kota dari lima Negara yaitu, Filipina, Cina, Jerman, Belanda, dan Indonesia. Perjalanan tur dunia Pandji akan dimulai di Manila pada 28 Juli mendatang, dan berakhir di Jakarta pada Januari 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.