Bantah Putrinya Kabur, Nikita Mirzani Pertanyakan Pernyataan Komnas Anak

Kompas.com - 04/06/2018, 12:43 WIB
Artis peran yang juga pembawa acara Nikita Mirzani saat menggelar jumpa pers di kantor Komnas Perlindungan Anak di TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (31/5/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Artis peran yang juga pembawa acara Nikita Mirzani saat menggelar jumpa pers di kantor Komnas Perlindungan Anak di TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (31/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presenter Nikita Mirzani membantah dengan tegas bahwa putrinya, Loly (11), pernah kabur dari rumah.

"Tidak pernah Loly melarikan diri dibawa sama keluarga segala macam dan dia tidak pernah merasa dirinya terkekang," kata Nikita dalam wawancara di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (4/6/2018).

"Posisinya itu Loly sedang berada bersama Dipo (suami Nikita), tidak pernah ke Komnas Anak diantar saudara," tambahnya.

Nikita pun mempertanyakan pernyataan Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait kepada awak media.

Ketika itu, Arist mengatakan, Loly kabur ke Komnas Anak diantar oleh saudara dari pihak Nikita. Padahal menurut Nikita, kejadiannya tak seperti itu.

"Nah ini harus diluruskan. Dipo juga udah bilang, waktu itu dia mau meeting tapi Loly enggak mau pulang ke apartemen, dia lebih memilih pulang ke Kalimalang (rumah Dipo)," ujar Nikita.

Nikita menyebut, di rumah Dipo putrinya itu tak ada yang mengontrol karena Dipo sibuk bekerja. Masih kata Nikita, karena tak berhasil membujuk Loly pulang, suaminya meminta bantuan seorang kerabat.

Dari kerabat itu, Dipo diminta untuk menghubungi seseorang bernama Elizabeth atau Lizzi.

"Ternyata Elizabeth ini adalah psikolog untuk Komnas Anak. Pagi-pagi tiba-tiba dapat broadcast katanya Nikita dipanggil ke Komnas Anak," ujar Nikita.

Saat membaca itu, ia heran mengapa sampai masalah tersebut sampai ke media. Nikita merasa seharusnya persoalan yang menyangkut anak tetap di ranah pribadi dan tak boleh sampai diketahui publik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X