Skenario Foxtrot Six Bikin Produser Terminator Terbang ke Indonesia

Kompas.com - 09/08/2018, 10:41 WIB
Konferensi pers film Foxtrot Six dihadiri oleh produser Hollywood Mario Kassar (kiri), produser Manoj Punjabi (tengah) dari MD Pictures, dan sutradara Randy Korompis (kanan), di Gedung MD Place, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGKonferensi pers film Foxtrot Six dihadiri oleh produser Hollywood Mario Kassar (kiri), produser Manoj Punjabi (tengah) dari MD Pictures, dan sutradara Randy Korompis (kanan), di Gedung MD Place, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Naskah film Foxtrot Six dari sutradara muda Randy Korompis mampu membuat produser Hollywood Mario Kassar memutuskan terbang ke Indonesia.

Kassar sebelumnya pernah memproduseri film Terminator 2, Rambo, Basic Instinct, Total Recall, dan lainnya.

"Aku membaca skenario Randy, aku suka dan aku akhirnya berbicara dengannya. Aku tertarik dan aku datang ke Indonesia. Aku sangat suka dengan naskah Randy," kata Kassar dalam wawancara di Gedung MD Place, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).

Foxtrot Six bercerita tentang kondisi Indonesia pada masa depan. Dikisahkan seorang mantan anggota marinir bersama teman-temannya yang berjuang menyelamatkan Indonesia dari kemiskinan dan kepemimpinan sebuah partai pemberontak yang kejam.

Kassar berkenalan dengan Randy lewat temannya yang seorang koki. Beberapa tahun lalu, ia mendapat telepon dari kawannya itu dan menawarkan skenario Randy kepadanya.

"Ini cerita menarik. Saya berteman dengan seorang koki. Lalu suatu hari saya mendapat telepon darinya, 'Mario, kau tertarik membuat film Indonesia?'. Katanya ada orang bernama Randy dari dengan skenario, mencari seseorang untuk membuat film," ujar Kassar.

Kassar lalu mempersilakan temannya itu untuk mengundang Randy ke kediamannya dengan mambawa naskah Foxtrot Six.

"Kami mengobrol dan saya lihat passion-nya, visinya. Saya bilang saya bisa kerja sama denganmu jika ini (Foxtrot Six) dibuat menjadi enam film. Lalu kami ke Jakarta," ujar Kassar.

Pada 2015, proyek film ini akhirnya. Namun, persiapannya cukup panjang karena terjadi beberapa perubahan. Akhirnya shooting dimulai pada 2017 lalu selama sekitar tiga hingga empat bulan.

Kassar menambahkan, selain naskah dari Randy, ia juga melihat Indonesia punya aktor-aktor berbakat, ada banyak tempat yang bisa dijadikan lokasi shooting, dan fasilitas bioskop yang Kassar sebut sebagai yang terbaik di dunia.

"Ketika saya ke Indonesia, ada cukup lokasi, pemain, cerita, dan amazing bioskop. Saya sangat terkesan dengan orang-orang Indonesia, bukan cuma swbagai masyarakat, tetapi sebagai pemain dan kru," katanya.

"Saya pernah hampir tidur di kursi bioskop di sini. Indonesia punya bioskop terbaik, mungkin yang terbaik di seluruh dunia. Indonesia juga punya banyak pemain bertalenta, jadi kenapa saya harus ke tempat lain. Sederhana saja," imbuh Kassar.

Sejumlah aktor kawakan Tanah Air akan hadir dalam film ini. Mereka adalah Oka Antara, Verdi Solaiman, Rio Dewanto, Chicco Jerikho, Arifin Putra, Julie Estelle, Edward Akbar, dan Mike Lewis. Juga ada Aurelie Moeremans serta Miller Khan.

Foxtrot Six diproduksi oleh Rapid Eye Pictures dengan MD Pictures sebagai mitra distribusi sekaligus promosi dan akan tayang pada 2019.

Baca juga: Produser Film Terminator Gagal Gandeng Iko Uwais Bintangi Foxtrot Six



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X