Angel Pieters Santai Hadapi Komentar Pedas Warganet

Kompas.com - 31/08/2018, 10:27 WIB
Penyanyi Angel Pieters ketika ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (30/8/2018). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAPenyanyi Angel Pieters ketika ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (30/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi muda Angel Pieters rupanya sering mengalami perundungan atau bullying. Namun, karena telah terbiasa, Angel punya cara sendiri untuk menangkalnya.

"Cara nyiapinnya, jangan semua dimasukkin jari juga. Karena aku tahu ini konsekuensinya di Industri (hiburan) ini ya," ucap Angel ketika ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (30/8/2018).

Angel menilai setiap orang punya hak untuk berpendapat, termasuk berkomentar pedas. Bagi Angel, hal tersebut adalah sesuatu yang lumrah.

"Ya kalau misal ada komentar yang jelek, kakak gendut, kakak tua, ya sudah biasalah. Kalau ada kritik yang membangun, pasti aku dengarkan," ucap Angel.

Menurut Angel, setiap kritik bahkan tindakan buli yang dialaminya menjadi pelajaran berharga dalam bersikap.

"Jangan diambil hati ya. Harus bisa memilah-milah," kata wanita berusia 21 tahun ini.

"Proses sih, sampai akhirnya kita mengerti bahwa ya ini konsekuensinya dan harus bisa menerima tanpa harus terlalu memikirkan berlarut-larut," ucap Angel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Angel Pieters Siap Luncurkan Singel Baru Bulan Depan



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.