Danilla Cium Pipi Penonton Asal Bali di Soundrenaline 2018

Kompas.com - 09/09/2018, 18:22 WIB
Vokalis Danilla saat tampil di panggung Slim Refine Stage, Garuda Wisnu Kencana (GWK), Badung, Bali, Minggu (9/9/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Vokalis Danilla saat tampil di panggung Slim Refine Stage, Garuda Wisnu Kencana (GWK), Badung, Bali, Minggu (9/9/2018).

BADUNG, KOMPAS.com--Solois Danilla Riyadi tampil atraktif di Slim Refine Stage Soundrenaline 2018 yang digelar di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Badung, Bali, Minggu (9/9/2018).

Danilla membuka penampilannya dengan tembang "Laguland" dan "Kalapuna".

"Lintasan Waktu", "Meramu" dan "AAA" dibawakan kemudian.

Ditengah penampilannya, Danilla mengungkapkan kekagumannya akan alam Bali yang memesona.

"Saya sangat mengagumi alam Bali. Apa yang Jakarta tidak punya, pantainya, tumbuhanya. Di mana saya tinggal di Jakarta yang banyak polusi," kata Danilla.

Baca juga: Kata Danilla soal Maraknya Musisi Cover

"Karena saya mengagumi, saya ingin bercinta dengannya. Bercinta artinya menyentuhnya, merawat, dan menjaganya. Terimakasih buat kalian sudah merawatnya," imbuhnya.

Danilla pun mengucap rasa syukurnya akan alam yang indah lewat sebuah lagu.

"Saya bersyukur sekali bisa merasakan ini, yang bukan ciptaan manusia. Melainkan karya Agung Tuhan. Saya mau bersyukur lewat lagu ini," ucap Danilla yang kemudian disambung dengan lagu "Renjana" yang disambung dengan "Ada di Sana".

Selanjutnya, Danilla kembali berbincang dengan penonton.

"Saya akui saya adalah insan yang gatel. Ada orang Bali asli banget enggak?," tanya Danilla.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X