5 Info Menarik tentang Film Crazy Rich Asians yang Populer

Kompas.com - 10/09/2018, 16:54 WIB
Aktris Constance Wu dan Henry Golding dalam film Crazy Rich Asians karya sutradara Jon M Chu. Warner BrosAktris Constance Wu dan Henry Golding dalam film Crazy Rich Asians karya sutradara Jon M Chu.

KOMPAS.com -- Film Crazy Rich Asians besutan sutradara Jon M Chu tengah menjadi primadona di dunia perfilman dunia. Film adaptasi dari novel berjudul sama karya Kevin Kwan itu mendapatkan kritik positif dari para kritikus film.  

Namun, yang belum menontonnya mungkin bertanya-tanya mengapa film ini bisa begitu populer, hingga membawa perhatian pada keturunan Amerika-Asia di Hollywood.

"Good Morning America" dari ABC News pun mengumpulkan lima informasi menarik tentang film yang dibintangi Constance Wu dan Henry Golding itu sebelum Anda membeli tiket bioskop. Berikut daftarnya:

1. Punya makna sejarah dan budaya

Crazy Rich Asians karya sutradara Jon M ChuWarner Bros. Crazy Rich Asians karya sutradara Jon M Chu
Crazy Rich Asians bercerita tentang seorang profesor ekonomi di New York, Rachel Chu (Constance Wu) yang melakukan perjalanan ke Singapura bersama kekasihnya, Nick Young (Henry Golding).

Di sana ia baru mengetahui keluarga Young adalah salah satu dari orang terkaya di Asia dan ternyata ibu kekasihnya itu tak menyukainya.

Crazy Rich Asians disebut sebagai film pertama dalam 25 tahun di Hollywood yang semua  pemainnya keturunan Asia.

Awkwafina yang memerankan sahabat Rachel dalam film itu mengatakan kepada Good Morning America bahwa bagi sebagian penonton, melihat diri mereka terwakili di layar lebar adalah pengalaman yang luar biasa.

“Saya melihat orang keturunan Amerika-Asia, menangis setelah menonton film ini. Saya bicara dengan salah satu dari mereka dan dia bilang, 'Saya tidak tahu mengapa, saya hanya perlu menangis'. Ada rasa senang yang tak bisa ia jelaskan dan itu adalah perasaan keterwakilan," ujar Awkwafina.

Hal itu kemungkinan disebabkan karakter Asia di layar lebar cukup langka. Menurut penelitian terbaru dari Universitas Southern California Annenberg, ada perubahan dalam jumlah penggambaran yang beragam dalam film-film populer selama dekade terakhir.

Hampir 71 persen film populer menampilkan karakter orang kulit putih, sedangkan kurang dari 30 persen karakter fitur adalah orang kulit hitam, Hispanik, Asia atau "lainnya."

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber ABCNews
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X