Baru Dirilis, Singel Putra Iis Dahlia Diduga Jiplak Lagu Fiersa Bersari

Kompas.com - 14/09/2018, 18:31 WIB
Penyanyi dangdut Iis Dahlia dan putranya, Devano Danendra saat diabadikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/8/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Penyanyi dangdut Iis Dahlia dan putranya, Devano Danendra saat diabadikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Baru rilis hari ini, singel milik putra penyanyi dangdut Iis Dahlia, Devano Danendra, yang berjudul "Ini Aku" diterpa kabar tak sedap.

Penyanyi folk asal Bandung, Fiersa Besari, menduga bahwa lagu yang menjadi soundtrack film Dear Nathan Hello Salma itu memiliki kemiripan nada dengan hitnya, "April" (2013), pada bagian refrain.

"Barusan, ada seorang followers yang memberi tahu bahwa ada seorang penyanyi bernama @devdanendra yang memiliki lagu mirip dengan lagu April," tulis Fiersa dalam Insta Story akun Instagram-nya, @fiersabesari, seperti dikutip Kompas.com, Jumat (14/9/2018).

"Saya coba dengarkan, dan menurut saya mirip. Tapi, takutnya, telinga saya yang keliru, silakan dengarkan," tambahnya.

Baca juga: Devano Danendra Tolak 10 Judul Film demi Fokus Sekolah

Fiersa lalu memperdengarkan bagian refrain lagu "Ini Aku". Sebelumnya, ia mengunggah penggalan lagunya "April" sebagai pembanding agar wargnet membantunya menilai kemiripan dua lagu itu.

"Pada tahun 2013, saya membuat lagu berjudul "April". Lagu tersebut sempat booming dan hingga kini beredar bebas di internet. Mungkin, sebagian dari Kawan-kawan sudah pernah dengar lagunya. Jika belum, berikut petikan reff-nya," tulis Fiersa.

Ia mengaku mengirim pesan kepada pihak Devano dan selang sekitar sejam kemudian Fiersa mengabarkan bahwa sudah terjalin komunikasi antara manajernya dengan manajer Devano.

"Alhamdulillah. Terima kasih atas dukungan dan kepedulian kawan-kawan. Manajer saya
sudah berhubungan dengan manajer Mas @devdanendra. Semoga ada penjelasan dan penyelesaian terbaik," tulis Fiersa.

"Redam amarah Kawan-kawan. Sabar. Slow. Dibawa enjoy. Seperti biasa. Senyum, biar kelihatan ganteng/cantiknya. Nanti, saya update kabarnya, ya. Salam hangat," tambahnya.

Tanggapan Devano

Beberapa saat kemudian Devano menuliskan tanggapannya mengenai dugaan tersebut melalui insta story akun Instagram-nya @devdanendra.

"Siang teman teman semua. Alhamdulillah kedua pihak udah saling berhubungan.Terima kasih banyak buat semua yang sudah mengingatkan devano jg atas dari single ini yg mungkin memang mirip dengan lagu "april"nya mas fiersa. Semua akan di klarifikasi," tulis Devano.

"Semoga kita semua bisa santai dan tenang untuk menghadapi semua ini," tambahnya.

Baca juga: Putra Iis Dahlia Klarifikasi Dugaan Jiplak Lagu Fiersa Besari



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X