Komika Mudy Taylor Sudah Pakai Sabu Sejak 15 Tahun Lalu

Kompas.com - 24/09/2018, 17:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Komika Mudy Taylor sudah mengonsumsi narkotika jenis sabu sejak 2003 atau 15 tahun lalu. Fakta tersebut disampaikam Kepala Subdirektorat I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak.

"Tahun 2003, pengakuan dia sejak 2003 dia sudah menggunakan," kata Calvijn di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2018).

Sebelumnya, Mudy diamankan di kediamannya di kawasan Tangerang Selatan beserta barang bukti sabu seberat 0,18 gram, Sabtu (22/9/2018), sekitar pukul 23.00 WIB.

Dari pengakuan Mudy dalam pemeriksaan awal, lanjut Calvijn, komika yang identik dengan gitar tersebut mulai membeli sabu dari seseorang berinisial D pada 2014 lalu.

Baca juga: Seminggu Sebelum Ditangkap, Mudy Taylor Tampil di Mapolda Banten

"Pengakuan dia juga sejak 2014 dia sering mengambil dari D. Pola frekuensi pengambilan itu sebulan kira-kira tiga sampai empat kali ke inisial D," ujar Calvijn.

"Bisa jadi (ada pengedar lain) karena pengakuan dia sejak 2003 konsumsi, sedangkan dia kenal D dari 2014. Mungkin sejauh itu dia punya distributor lain," tambahnya.

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, bahwa D saat ini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) penyidik Polda Metro Jaya.

"Seseorang bernama D saat ini masih kami cari. Tersangka sudah membeli barang atau konsumsi barang ke DPO tersangka D ini sejak 2014. Kemudian setiap bulan, tersangka ini bisa tiga sampai empat kali pesan sabu untuk dipakai," ujat Argo.

Dari rumah Mudy, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni satu klip berisi sabu seberat 0,18 gram, dua bong alat isap sabu, dua cangklong, dua korek apa gas modifikasi, satu plastik klip berisi plastik klip kosong, dan dua unit handphone milik Mudy.

Baca juga: Mongol Stres kepada Mudy Taylor: Punya Penghasilan Rp 50 Juta, Ngapain Lu pakai Narkoba!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.