Gitaris Indonesia Peduli Negeri untuk Sulteng dan Lombok

Kompas.com - 10/10/2018, 11:52 WIB
Six Strings, yang terdiri dari lima gitaris, yaitu I Dewa Gede Budjana, Tohpati Ario Hutomo, Aria Baron Suprayogi, Ibrahim Imran atau Baim, dan Eross Candra, tampil di Musik Kamisan yang digelar di Bentara Budaya Jakarta (BBJ), Jalan Palmerah Selatan 17, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2016) pukul 19.30 WIB. KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANSix Strings, yang terdiri dari lima gitaris, yaitu I Dewa Gede Budjana, Tohpati Ario Hutomo, Aria Baron Suprayogi, Ibrahim Imran atau Baim, dan Eross Candra, tampil di Musik Kamisan yang digelar di Bentara Budaya Jakarta (BBJ), Jalan Palmerah Selatan 17, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2016) pukul 19.30 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com — Lebih dari 50 gitaris, musisi, dan penyair akan bersatu dalam konser bertajuk Gitaris Indonesia Peduli Negeri—Musik dan Syair Solidaritas yang akan digelar di Bentara Budaya Jakarta (BBJ), Kamis (11/10/2018) pukul 19.00 WIB.

Konser itu digelar sebagai kepedulian mereka dalam membantu korban bencana alam yang terjadi di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat (Lombok).

Konser ini tercipta berkat inisiator dua gitaris Dewa Budjana dan Aria Baron serta penyanyi Oppie Andaresta. Setelah menggulirkan ide ini kepada harian Kompas dan BBJ, mereka lantas membuat konsep dan berhasil mengumpulkan para partisipasi selama dua hari.

"Kita harus bersama-sama dalam menghadapi kesulitan. Bangsa ini sedang dirundung bencana secara bertubi-tubi. Kami para gitaris tak bisa asyik-asyik saja sementara ada yang menderita di sekitar kita. Inilah yang kami bisa,” kata Baron dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (10/10/2018).

Dalam acara ini, ada 13 formasi yang dikelompokkan berdasarkan genre musik masing-masing.

Ada Six String, Session Guitarist, Millenial Formasi, Rock-3, ZAD, Blues Formasi, Rock-1, Ebiet G Ade, Akustik Formasi, Jazz Formasi, Jopie Item and Friends, Rock-2, dan Ian Antono feat Armand Maulana.

Selain para gitaris, ada juga para penyair senior, seperti Sapardi Djoko Damono dan Joko Pinurbo yang akan terlibat. Keduanya akan dilengkapi dengan pembacaan puisi oleh Inayah Wahid, Saras Dewi, dan Maryam Supraba.

Inayah berujar, lewat puisi, mereka ingin membawa kabar kebersamaan bahwa para korban bencana tidak sendiri mengahadapi penderitaan.

"Kami ada untuk mereka,” kata Inaya Wahid, yang juga putri bungsu Presiden keempat Abdurrahman Wahid.

Dalam acara yang dibalut musik dan syair ini, selain lagu, juga akan diisi dengan pelelangan gitar yang ditandatangani para gitaris kenamaan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X