Jerinx SID: Via Vallen Jangan Cuma Perkaya Diri dan Keluarga

Kompas.com - 11/11/2018, 15:14 WIB
Drummer Superman Is Dead (SID), Jerinx, menyampaikan seruan Bali Tolak Reklamasi di hadapan sejumlah anggota DPR dan menteri kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo.  Seruan itu disampaikannya ketika ia membawakan lagu Jadilah Legenda dari album Sunset di Tanah Anarki milik SID pada acara mengenang 20 Tahun Reformasi, yang diselenggarakan oleh Tempo Media Grup di Ruang Pustakaloka, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/5/2018) malam. KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTODrummer Superman Is Dead (SID), Jerinx, menyampaikan seruan Bali Tolak Reklamasi di hadapan sejumlah anggota DPR dan menteri kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Seruan itu disampaikannya ketika ia membawakan lagu Jadilah Legenda dari album Sunset di Tanah Anarki milik SID pada acara mengenang 20 Tahun Reformasi, yang diselenggarakan oleh Tempo Media Grup di Ruang Pustakaloka, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/5/2018) malam.
|
Editor Ati Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pemain drum dan pencipta lagu dalam band punk rock Superman Is Dead ( SID), I Gede Ari Astina (41) atau Jerinx, menyatakan bahwa penyanyi dangdut Maulidia Octavia (27) atau Via Vallen tidak meneruskan misi perjuangan yang ada dalam lagu "Sunset di Tanah Anarki" (SDTA).

Menurut Jerinx, selain tanpa izin dari SID, Via juga mementingkan segi komersial semata dengan membawakan lagu karya Jerinx dan Bobby Kool (vokalis sekaligus gitaris SID) tersebut sejak 2013 dari panggung ke panggung.

Di samping itu, pada 2013 dirilis pula DVD berisi Via menyanyikan lagu tersebut.

Baca juga: Jerinx SID: Via Vallen Tak Minta Izin Bawakan Sunset di Tanah Anarki

Jerinx "SID" menulis pernyataan panjangnya mengenai hal itu pada akun resmi Facebook-nya, JRX, Jumat lalu (19/11/2018).

"SID sudah pasti akan bangga jika VV, atau siapapun yg hidup dari karya SID, manfaatkan fame nya untuk utk cinta yg lebih besar. Bukan hanya tuk perkaya diri dan keluarganya. Ini yg membuat saya marah," tulis Jerinx pada alinea keempat pernyataannya.

"Selama ini menyanyi SDTA apa ya yg ada di dalam kepalanya? Lagu ini pesannya besar, sungguh humanis, pun disampaikan dengan lirik dan video klip yg sangat literal. Wajar saya merasa mereka dengan sadar merendahkan substansi lagu ini atas nama popularitas semata. Itu sangat menipulatif dan menjijikkan," lanjut Jerinx.

Baca juga: Sunset di Tanah Anarki, Hadiah SID untuk Penguasa

Pernyataan panjang Jerinx "SID" merupakan lanjutan dari tanggapannya pada akun Twitter-nya atau tweet dari seorang warganet yang menyukai lagu baru SID, "Tiga Perompak Senja". 

"Aku suka puisi cinta para perompak. Kayaknya bakal dicover Via Vallen," tulis pemilik akun Twitter @ariiatii pada akun Twitter Jerinx, Jumat lalu (9/11/2018).

Mendapat tweet tersebut, Jerinx "SID" langsung menunjukkan rasa kecewanya terhadap Via Vallen, yang pernah menyanyikan lagu "Sunset di Tanah Anarki" (SDTA) beberapa tahun lalu.

"Tanpa Sunset di Tanah Anarki, Valen enggak akan ada di posisinya saat ini #fact," balas Jerinx terhadap warganet itu.

Baca juga: SID: Kembalikan Baliku untuk Tolak Rencana Reklamasi di Bali

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X