Animasi Paus Ini Ajarkan Anak-anak tentang Bahaya Sampah di Laut

Kompas.com - 22/11/2018, 18:30 WIB
Cartoon Network UK meriliskan film berjudul A Whales Tale yang mengisahkan seekor paus yang membersihkan laut dari sampah-sampah plastik.YouTube: Cartoon Network UK Cartoon Network UK meriliskan film berjudul A Whales Tale yang mengisahkan seekor paus yang membersihkan laut dari sampah-sampah plastik.

KOMPAS.com - Sebuah jaringan televisi dengan konten kartun dan animasi, Cartoon Network UK, meluncurkan film animasi pendek berjudul "A Whale's Tale" yang menampilkan perjuangan seekor paus yang ekornya terjerat jaring.

Hal menarik, film animasi ini ditampilkan sedemikian rupa agar anak-anak memahami betapa mengerikannya sampah bagi kehidupan biota di laut.

Adapun peluncuran film animasi ini bertepatan dengan Hari Anak Sedunia pada Selasa, (20/11/2018).

Dilansir dari CNN, inisiatif membuat film animasi ini dikenal dengan nama Hope Works. Film ini termasuk 12 film inspiratif yang ditujukan untuk anak-anak berusia di atas 5 tahun.

Dalam film berdurasi 3 menit 12 detik ini, diceritakan tentang seorang anak yang sedang memancing bersama ayahnya di tengah laut.

Namun, jaring si anak tidak mendapatkan seekor ikan pun, yang ada hanyalah tumpukan sampah. Sementara, jaring si anak tenggelam di laut dan menyangkut di bagian ekor paus.

Baca juga: Kurangi Sampah, Hentikan Penumpukan Plastik, Lakukan Langkah 5R Ini

Ditampilkan juga beberapa biota laut yang sulit bergerak karena banyaknya sampah yang berserakan di dalam laut.

Karena ada jaring pada ekornya, paus berusha mengumpulkan seluruh sampah yang ada di dalam laut, seperti kantong plastik, wadah bekas yogurt, botol mineral, dan lainnya.

Melihat sang paus mengumpulkan sampah sendirian, beberapa biota laut turut membantu mengumpulkan sampah di jaring yang ada di ekor paus.

Selain proses pembersihan sampah di laut, rupanya si anak nelayan tadi juga ikut sedih atas kondisi di atas laut danpantai yang penuh sampah.

Lalu anak tersebut membuat sebuah poster untuk mengampanyekan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di pantai.

Hari demi hari, akhirnya paus berhasil mengumpulkan banyak sampah. Namun, paus membutuhkan tenaga yang lebih untuk membawa sampah-sampah itu ke daratan agar diangkut oleh nelayan.

Berkat bantuan dari beberapa biota laut, paus berhasil membawa jaring sampah itu ke permukaan dan diserahkannya sampah-sampah itu ke anak tadi.

Laut pun kini menjadi bersih dan paus bisa berenang dengan leluasa tanpa ada halangan kantong plastik lagi.

Film animasi ini diharapkan dapat mengilhami nilai-nilai perhatian, pemahaman, dan kebaikan bagi anak-anak.

"Dengan tingkat kecemasan yang tinggi ketika anak-anak menonton, mendengar, dan menyaksikan film tersebut, sangat penting bahwa kita meyakinkan mereka ada kebaikan, toleransi, dan harapan di dunia," ujar Pimpinan Hope Works, Lucy Murphy melalui Sky UK.

Selain itu, Konsultan media anak-anak, Alison Stewart juga mengungkapkan bahwa proyek pembuatan film ini bertujuan menginspirasi anak-anak untuk membuat perbedaan, seperti tidak membuang sampah sembarangan.



Close Ads X