Penyebab Kematian Stan Lee Terungkap

Kompas.com - 29/11/2018, 08:54 WIB
Stan Lee Sang Legenda Marvel KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoStan Lee Sang Legenda Marvel

KOMPAS.com – Setelah lebih dari dua pekan sejak Stan Lee mengembuskan napas terakhir, penyebab kematian penulis komik senior itu akhirnya terungkap.

Berdasarkan sertifikat kematiannya yang diterbitkan oleh Departemen Kesehatan Los Angeles, diketahui bahwa pencipta karakter ikonik Spider-Man itu meninggal dunia akibat serangan jantung dan gangguan pernapasan.

Dokumen kematiannya mencatat bahwa Stan Lee mengidap penyakit pneumonia aspirasi atau komplikasi dari aspirasi paru.

Aspirasi paru sendiri adalah masuknya makanan, asam lambung, air liur, atau benda asing lainnya ke paru-paru yang dapat memicu infeksi paru.

Pada akhir Februari lalu, Stan Lee mengungkapkan kepada media bahwa ia mengidap penyakit pneumonia. Stan Lee menjelaskan kepada TMZ bahwa ia harus membatalkan beberapa kegiatannya akibat penyakit tersebut.

Lee juga disebutkan mengalami gagal jantung kongestif, yakni kondisi di mana jantung gagal memompa pasokan darah yang dibutuhkan oleh tubuh.

Stan Lee meninggal dalam usia 95 tahun di Cedars-Sinai Medical Center, Los Angeles, AS, pada 12 November 2018.

Sebelum kematiannya, Stan lee sudah menyelesaikan pengambilan gambar sebagai cameo untuk beberapa film Marvel yang akan dirilis, termasuk untuk film Disney Ralph Breaks the Internet.

Dalam film ini, Stan Lee tampil dalam versi animasi dan kehadirannya itu akan menjadi penampilan pertamanya sebagai cameo setelah kematiannya. (Tascia Sanistia)

Baca juga: Stan Lee Sudah Shooting untuk Cameo dalam Film Avengers 4



Sumber TMZ,People
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X