"Nussa", Animasi Dalam Negeri yang Hadirkan Hiburan Mendidik untuk Anak

Kompas.com - 30/11/2018, 16:12 WIB
Film pendek animasi Nussa ajarkan sarana pendidikan dan hiburan bagi tayangan di era digital. YouTube: Nussa OfficialFilm pendek animasi Nussa ajarkan sarana pendidikan dan hiburan bagi tayangan di era digital.

"Ada beberapa stasiun televisi yang ingin menayangkan Nussa, tapi untuk saat ini kami mau lihat pasar dulu, lihat tanggapan masyarakat, karena launching-nya masih kurang dari sebulan," ujar Ajeng.

"Kalau memang ada stasiun televisi yang menawarkan visi-misinya cocok, pesan yang disampaikan cocok, insyaAllah bisa bekerja sama bareng," kata dia.

Sementara, saat ini film berdurasi sekitar 2-3 menit ini hanya bisa disimak di situs berbagi video, YouTube.

Proses pembuatan

Salah satu hal yang menggemaskan dari animasi ini adalah suara dua tokoh utama, Nussa dana Rara.

Adapun pengisi suara Nussa adalah Muzakki Ramdhan (9), dan tokoh Rara diisi oleh suara Aysha Ocean Fajar (5). Kedua pengisi suara ini dicari oleh pihak The Little Giantz sesuai dengan umur karakter tokoh yang diperankan.

Menurut Ajeng, ide dasar dari pembuatan film Nussa ini terinspirasi dari beberapa teman-teman yang mengungkapkan belum banyaknya tayangan edukasi di era digital.

Oleh karena itu, pihak The Little Giantz berupaya membuat film edukasi dari segi animator dan pihak 4 Stripe Production selaku marketing saling bekerja sama mengembangkan film Nussa.

Selain itu, beberapa pihak dari studio The Little Giantz yang yang berperan dalam film Nussa, yakni Aditia Triantoro, Boni Wirasmono, Yudha, Wirafianto, dan Riki Manopo.

Dalam proses penggarapan film Nussa, tim The Little Giantz telah melakukan proses pengembangan konsep selama empat bulan untuk film Nussa.

"Setelah lebaran kami bikin ide cerita, konsepnya, proyeknya akan seperti apa, jadi sejak bulan Juli sudah berjalan empat bulan," ujar Ajeng.

Selain itu, Ajeng juga menuturkan rating film Nussa ditujukan untuk masyarakat mulai umur 8-34 tahun.

Harapannya, film Nussa ini dapat diterima oleh seluruh kalangan dan juga mengantarkan pesan kebaikan kepada masyarakat Indonesia.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X