Ernest Prakasa Ungkap Alasan Selalu Usung Tema Keluarga dalam Film-filmnya

Kompas.com - 15/12/2018, 11:03 WIB
Ernest Prakasa dan Meira Anastasia saat jumpa pers peluncuran poster dan teaser kedua Milly & Mamet di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2018). KOMPAS.com/IRA GITAErnest Prakasa dan Meira Anastasia saat jumpa pers peluncuran poster dan teaser kedua Milly & Mamet di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Ernest Prakasa mengungkapkan alasan mengapa dia selalu mengusung tema keluarga dalam film-film yang digarapnya.

Hal itu Ernest katakan saat ditemui dalam jumpa pers dan screening film Milly & Mamet di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2018).

"Kalau ngomongin keluarga enggak habis-habis, selalu ada yang bisa diangkat, tapi buat gue bukan monoton sih, ada aja yang dibahas jadi ya kalau ditanya sampai kapan kayak gini, ya enggak tahu," kata Ernest.

Ernest diketahui selalu mengangkat isu-isu keluarga seperti hubungan ibu dan anak dalam cerita Susah Sinyal, ayah dan anak dalam Cek Toko Sebelah, dan terakhir Milly & Mamet yang mengisahkan kehidupan pasangan suami istri yang baru memiliki seorang anak.

Baca juga: Pengin Tampil Slengean, Ernest Prakasa Pilih Karakter Yongki

Ernest juga mengatakan bahwa film Imperfect yang akan digarapnya tahun depan juga sepertinya akan tetap berkaitan dengan tema keluarga.

"Tapi aku enggak tau apakah nanti Imperfect kan isinya tentang body shaming dan imperfection tentang perempuan. Bahkan body shaming itu kadang lahir dari lingkungan terdekat," ucap Ernest.

"Dari ibu misal, 'kamu tuh gendut banget sih', jadi itu isu yang deket banget, balik-baliknya ke keluarga lagi-lagi," tambahnya.

Hal tersebut membangun citra suami penulis Meira Anastasia itu menjadi sutradara spesialis film keluarga. Namun bagi Ernest, itu bukanlah hal buruk baginya.

"Bukan segmentasi sih, lebih ke image kali ya, orang kalau liat gue mikirnya ya tentang film keluarga, bukan sesuatu yang buruk," imbuh Ernest.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X