Hanung Bramantyo Siap Garap Novel "Ibu, Doa yang Hilang" ke Layar Lebar

Kompas.com - 21/12/2018, 19:48 WIB
Hanung Bramantyo diwawancara di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (4/11/2017). KOMPAS.com/IRA GITAHanung Bramantyo diwawancara di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (4/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Hanung Barantyo didapuk menggarap sebuah film yang diangkat dari novel Ibu, Doa yang Hilang karangan Bagas D. Bawono.

"Saya cukup kenal baik dengan Mas Hanung. Saya ada 7 sinopsis film, 2 cerita udah jadi skenario film , 90 persen," kata Bagas saat jumpa pers rencana pembuatan film Ibu, Doa yang Hilang di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Jumat ( 21/12/2018).

Bagas menuturkan, novel itu merupakan kisah perjalanan hidupnya bersama sang ibunda, yang kini telah tiada.

"Semua cerita perjalanan hidup saya secara benang merahnya, kisah-kisah yang saya coba tarik hikmahnya dari perilaku ibu saya," ucap Bagas.

Baca juga: Hanung Bramantyo: Jangan Belajar Sejarah dari Film

"Setiap hari dulu ibu saya telepon saya sehari dua kali pagi dan malam. Ketika ibu saya meninggal saya kehilangan doa yang tulus dari ibu saya," lanjutnya.

Proses shooting baru akan dilakukan pada tahun depan, setelah penggodokan skenario selesai. Dua nama aktor papan atas pun rencananya turut terlibat dalam film ini.

"Mungkin tahun depan karena skenario masih digodok. Yang jadi Ibu Christine Hakim dan salah satu anaknya Reza Rahadian," imbuhnya.

Baca juga: Ini Alasan Reza Rahadian Ketagihan Main Teater



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X