Tangis Istri Herman Seventeen Ceritakan Firasat Sebelum Kepergian Suaminya

Kompas.com - 23/12/2018, 21:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Juliana Moechtar, istri mendiang gitaris band Seventeen, tak kuasa menahan tangis ketika menceritakan firasatnya beberapa hari sebelum suaminya meninggal dunia.

Herman merupakan salah satu korban meninggal saat gelombang tsunami menerjang Tanjung Lesung Beach Resort, Banten, Sabtu (22/12/2018) malam.

"Pamitnya beda. Memang ini udah firasat, pas pamitnya itu dia peluk, dia cium...," ucap Juliana sambil terisak dalam sebuah video di kanal YouTube Cumicumi, seperti dikutip Kompas.com, Minggu (23/12/2018) malam.

Menurut perempuan yang akrab disapa Uly ini, suaminya biasanya berpamitan sambil cium tangan dengan santai. Namun, saat itu mendiang Herman memeluk dan menciumnya berkali-kali.

Baca juga: Jenazah Herman Seventeen Akan Dibawa ke Ternate Malam Ini

"Terus saya bercandain, kok hari ini wangi, karena biasanya kan dia ngerokok. Wangi hari ini, enak deh dicium. Terus dia tambah taruh tangan disuruh cium lagi. Saya cium," kata Uly.

Setelah itu, lanjutnya, Herman bertanya ke anak-anaknya mau ke mana pada akhir pekan nanti, karena dia bakal manggung di Tanjung Lesung. Salah satu anaknya menjawab hanya ingin ke restoran siap saji. 

"Dia bilang, 'Ya udah nanti makan sama mama ya'. Terus dia pamit cium anak-anak, memang beda hari itu. Terus depan pintu pun dia yang masih, 'Hun, berangkat ya'. Pas udah berangkat itu kami udah enggak ada komunikasi," ujar Uly.

"Pas paginya, saya videoin anak-anak lagi makan (di restoran siap saji). Dia enggak balas memang. Biasanya kami video call, enggak tahu malam itu enggak. Cuma video. Ada fotonya (jenazahnya) saya belum lihat, enggak kuat, masih enggak percaya," tambahnya seraya terisak-isak.

Baca juga: Hilang Saat Tsunami Banten, Jenazah Gitaris Seventeen Ditemukan

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.