Ini 7 Lagu Karya Dian Pramana Poetra yang Paling Hits...

Kompas.com - 28/12/2018, 15:18 WIB
Musikus senior Indonesia, Dian Pramana Poetra, meninggal dunia di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018) malam. Instagram/Dian Pramana PoetraMusikus senior Indonesia, Dian Pramana Poetra, meninggal dunia di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018) malam.

KOMPAS.com – Tembang yang diciptakan Dian Pramana Poetra atau Dian PP banyak hits pada masa kejayaannya, yaitu pada era '80-an.

Musiknya yang beraliran jazz dan pop ini memang banyak digemari masyarakat, hal itu karena alunan nada yang easy listening.

Beberapa karyanya bahkan dinyanyikan oleh penyanyi dari berbagai zaman mulai dari Januari Christy, Vina Panduwinata, Glenn Fredly, Sammy Simorangkir, 3 Diva, hingga Afgan.

Beberapa tembang hits karya Dian PP yang pernah menjadi hits di dunia musik Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Biru

Lagu "Biru" diluncurkan pada 1988. Lagu ini bercerita tentang betapa bahagianya seseorang yang akhirnya menemukan tambatan hatinya setelah lama tak merasakan cinta.

"Biru" yang diambil sebagai judul memang tidak menggambarkan cerita lagu, karena kata biru banyak diartikan sebagai keadaan duka, dingin, beku, dan semacamnya.

Namun, rupanya kata "biru" diambil dari penggalan lirik di bagian reff lagu tersebut.

"Kau hidupkan lagi cintaku yang t'lah beku dan membiru"

Selain dinyanyikan secara solo oleh Dian PP, Biru juga ia bawakan bersama Deddy Dhukun.

Vina Panduwinata (album Cium Pipiku, 1987) dan Afgan (Confession No 1, 2008) juga membawakan lagu ini.

Baca juga: Mengenang Dian Pramana Poetra dalam Karya-karyanya..

2. Kau Seputih Melati

Selanjutnya adalah lagu "Kau Seputih Melati" yang dibawakan Dian pada 1986. Lagu ini ada dalam album yang digarap Dian bersama Jockie Surjoprajogo

Lagu ini berkisah tentang seorang kekasih yang memiliki hati baik, meskipun kebaikan tidak selalu berbalik kepadanya.

Melati digunakan sebagai perumpamaan yang tepat untuk menggambarkan sosok kekasih yang ia maksud. Berikut sepenggal lirik yang ada dalam lagu ini.

"Kau melati putih dan bersih, kau tumbuh di antara belukar berduri.
Seakan tak peduli lagi, meski dalam hidupmu kau hanya memberi…”

Lagu ini kemudian dinyanyikan ulang oleh Sammy Simorangkir, mantan vokalis band Kerispatih pada tahun 2014 dengan kemasan musik yang lebih modern.

3. Masih Ada

“Haruskah kuteteskan air mata di pipi, haruskah kucurahkan sgala isi di hati.
Oh haruskah kau kupeluk dan tak kulepas lagi, agar tiada pernah ada kata berpisah”

Jika membaca penggalan lirik tersebut, sangat mudah bagi kita untuk langsung menyanyikan lagu "Masih Ada" karya Dian PP bersama Deddy Dhukun.

Ia bersama Deddy Dhukun membawakan lagu ini pada 1989 dan kemudian laris manis di pasaran. Lagu sendu ini menceritakan kerinduan seseorang yang ingin bertemu dengan mantan kekasih yang masih sangat dicintai.

Tak tanggung-tanggung, lagu ini dibawakan ulang oleh beberapa penyanyi lain seperti Warna, Glenn Fredly, dan Ahmad Dhani.

Baca juga: Mengenang Kiprah Mendiang Dian Pramana Poetra di Industri Musik Indonesia

Musisi Indonesia era 80-an, Dian Pramana Poetra.Instagram @DianPPoetra Musisi Indonesia era 80-an, Dian Pramana Poetra.
4. Aku Ini Punya Siapa

Lagu berjudul "Aku Ini Punya Siapa" menjadi salah satu hits karya Dian bersama Deddy Dhukun, pada masa kejayaannya yang memiliki aliran jazz begitu kental.

Lagu ini pertama kali dibuat 2D untuk January Christy pada 1987. Namun, lagu ini juga dibawakan 2D pada 2013 dalam Album Dua Sisi.

Tak hanya itu, versi lagu yang dibawakan oleh January Christy dijadikan soundtrack sebuah film layar lebar di tahun ini, yakni Aruna dan Lidahnya (2018).

Namun, banyak juga musisi yang kemudian menyanyikan ulang lagu ini setelahnya, seperti Yuni Shara.

Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang memutuskan kekasihnya yang mudah bermain mata dan hati dengan orang lain.

5. Semua Jadi Satu

Ada lagi, hits berjudul "Semua Jadi Satu" ciptaan Dian PP dan Deddy Dhukun. Lagu ini menjadi salah satu lagu yang banyak dikenal oleh masyarakat pada era 90an bahkan hingga saat ini.

Lagu ini menggambarkan tentang tawa, tangis benci, rindu, yang ada dalam sebuah hubungan cinta antar dua orang kekasih yang akan selalu akan terkenang.

Lagu ini memiliki beat nada yang cukup dinamis dan powerfull .

Semua jadi satu ini sudah di bawakan ulang oleh beberapa penyanyi lintas generasi, mulai solois era '80-an Maylinda, 3 Diva, dan Ruth Sahanaya di tahun 2000-an.

Baca juga: Jenazah Dian Pramana Poetra Dikebumikan, Deddy Dhukun Antar ke Liang Lahat

6. Keraguan

Lagu berjudul "Keraguan" juga menjadi salah satu tembang hits yang diciptakan oleh Dian PP bersama Deddy Dhukun.

Sebagaimana judulnya, lagu ini menceritakan keraguan yang dimiliki oleh seseorang kepada kekasihnya. Namun ,sang kekasih meyakinkan bahwa cinta yang dimiliki sepenuhnya hanya untuk ia seorang.

Berikut penggalan lirik dari lagu tersebut.

"Percayalah kasih untukmu karenamu aku berjanji
Percayalah kasih tiada yang lain harapanku...”

Selain dibawakan oleh 2D, lagu ini juga dibawakan oleh penyanyi lawas, Mus Mujiono.

7. Gadis di Cafetaria

Lagu bernada gembira ini masuk dalam album solo Dian Pramana Poetra yang dirilis pada 1989, yaitu Gadis di Cafetaria.

Lagu ini menceritakan seseorang lelaki yang tidak sengaja bertemu seorang gadis di sebuah kafe, kemudian mencoba mengajaknya berkenalan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X