Ade Jigo: Saya Belum Percaya Kehilangan Banyak Orang

Kompas.com - 04/01/2019, 12:02 WIB
Ade Jigo saat ditemui usai mengisi sebuah acara di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (3/1/2019). KOMPAS.com/IRA GITAAde Jigo saat ditemui usai mengisi sebuah acara di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (3/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komedian Ade Jigo mengakui masih merasa trauma dan belum percaya telah ditinggalkan orang-orang yang disayanginya karena tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) lalu.

Hal tersebut Ade katakan saat ditemui usai mengisi sebuah acara di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (3/1/2019).

"Saya sampai sekarang masih belum percaya ya, kalau saya kehilangan banyak orang yang saya sayangi," kata Ade.

"Sampai tadi malam saya pulang, masuk kamar, saya enggak nangis. Saya berusaha kuat, karena ada anak-anak juga. Ya Allah, inilah hidup saya. Saya cerita sama Allah dan kalau untuk trauma, iya ada," sambungnya.

Belum hilang trauma dari peristiwa itu, Ade bercerita, saat menaiki pesawat dia mengalami guncangan hebat dan teringat akan firasat anaknya, sebelum kejadian tsunami.

"Kemarin, saya terbang pesawat terakhir jam 8, itu ada guncangan. Memang di atas ada guncangan kencang banget. Saya udah pasrah," katanya.

"Karena pada saat kejadian malam itu (sebelum terjadi tsunami), anak saya itu bilang ke istri saya 'Bun, pulang, Bun, atut (takut)'. Nah kemarin di pesawat bilang, 'pulang, takut' wah, saya kepikiran sama putri saya kan. Sampai pilotnya bilang, tidak perlu khawatir, ini hanya guncangan biasa," lanjutnya.

Meski trauma itu belum sepenuhnya hilang, Ade berusaha untuk menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas agar tidak berlarut-larut dalam kesedihan.

Baca juga: Ade Jigo: Saya Kuat karena Anak Saya Tidak Menangis Melihat Jenazah Ibunya

"Saya harus banyak ngajak anak bermain. Kalau mengingat kembali, ya sampai kapan? Akan sedih terus nantinya," imbuh Ade.

Sebelumnya diberitakan istri Ade Jigo, Meyuza, meninggal dunia akibat terjangan tsunami yang melanda Tanjung Lesung Beach Resort, tempat Ade tampil.

Baca juga: Ade Jigo Ceritakan Kronologi Saat Diterjang Tsunami Selat Sunda

Rekan Ade di Duo Jigo, Heriyanto atau yang lebih dikenal sebagai Aa Jimmy, dan keluarganya, juga meninggal dunia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X