Jane Shalimar Ungkap Keberadaan Artis VA Setelah Diduga Terlibat Prostitusi Online

Kompas.com - 08/01/2019, 12:24 WIB
Jane Shalimar saat ditemui di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (8/1/2019). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGJane Shalimar saat ditemui di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (8/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Jane Shalimar mengungkapkan bahwa sahabatnya, artis berinisial VA yang diduga terlibat prostitusi online, saat ini berada di rumah adik Jane.

"Dia rumah adik aku, sekarang lagi aku suruh istirahat di rumah adik. Supaya dia lebih tenang, setidaknya bisa menenangkan diri dulu sementara waktu," ucap Jane saat ditemui di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (8/1/2019).

Menurut Jane, saat ini VA belum sanggup bertemu dengan orang lain, terutama ayah dan keluarga besarnya.

"Dia masih sangat amat terpukul. Dia masih belum bisa berbicara dengan orang. Bahkan dengan adik aku ngajak ngomong dia, dia masih langsung nangis. Memang terpukul sekali ya dia, ditambah ada foto-foto yang beredar lagi. Itu semakin menambah jatuhnya mental dia," ujar Jane.

Baca juga: Kuasa Hukum Bantah Foto Syur Artis VA Dibikin Sebelum Penangkapan

"Bahkan untuk bertemu ayahnya dia belum berani, masih sungkan. Dia minta tolong sama aku, 'saya masih belum sanggup, Kak'. Baru ngomong sedikit, nangis," tambahnya.

Jane menambahkan, meski sedang berada di rumah adiknya, asisten VA tetap ikut bolak-balik menemaninya di sana.

"Di rumah ada adik, asistennya (VA) kan juga sudah datang. Dari jam delapan tuh sudah standby di rumah. Yang penting dia dikelilingi oleh orang-orang yang dia kenal. Itu aja, yang penting itu," ujar Jane.

Pada Sabtu (5/1/2019) sekitar pukul 12.30 WIB, Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur menciduk VA di sebuah hotel di Surabaya.

VA disebut sedang berhubungan badan dengan seorang pengusaha R (45) yang diduga sebagai pemesannya di kamar hotel.

Baca juga: Kuasa Hukum Bantah Foto Syur Artis VA Dibikin Sebelum Penangkapan

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, VA ditangkap bersama perempuan yang disebut seorang artis FTV. Mereka berdua tertangkap basah saat berada di dalam kamar yang berbeda.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tarif untuk sekali kencan dengan artis VA, sebesar Rp 80 juta. Sedangkan rekannya bertarif 25 juta.

Setelah 24 jam lebih diperiksa, VA akhirnya diizinkan pulang. Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Harissandi, mengatakan bahwa pemulangan VA dikarenakan status VA masih sebatas saksi.

Baca juga: Kuasa Hukum Artis VA Pertanyakan Peran Mucikari yang Dijadikan Tersangka

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X