Menlu Retno Marsudi: Keluarga Cemara Bawa Nilai bahwa Keluarga Paling Penting

Kompas.com - 10/01/2019, 18:03 WIB
(Ki-ka) Arswendo Atmowiloto, Anggia Kharisma, Ringgo Agus Rahman, Nirina Zubir, Gina S. Noer, dan Yandy Laurens ditemui dalam jumpa pers film Keluarga Cemara di Kinosaurus, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2017).KOMPAS.com/SINTIA ASTARINA (Ki-ka) Arswendo Atmowiloto, Anggia Kharisma, Ringgo Agus Rahman, Nirina Zubir, Gina S. Noer, dan Yandy Laurens ditemui dalam jumpa pers film Keluarga Cemara di Kinosaurus, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Bagi Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, film Keluarga Cemara, yang disutradarai oleh Yandy Laurens, mengandung pesan tentang kehidupan berkeluarga dan keluarga merupakan hal paling berharga.

"Ini film bagus sekali penggarapannya. Yang penting, film ini membawa nilai bahwa hal yang paling berharga adalah keluarga," ujar Retno melalui keterangan tertulis yang diterima oleh Kompas.com dari rumah produksi Visinema Pictures, Kamis (10/1/2019).

"Di tengah hiruk pikuk kemajuan zaman, ada satu pesan yang ada di film ini, yakni arti keluarga," sambungnya.

Baca juga: Sepekan Tayang, Keluarga Cemara Raih 660 Ribu Penonton

Selain Menlu Retno Marsudi, artis peran Reza Rahadian juga mengomentari film yang dimainkan oleh Ringgo Agus Rahman dan Nirina Zubir tersebut.

Reza berujar bahwa film itu memberi porsi yang pas dalam ceritanya.

"Tidak berlebihan sama sekali. Penampilan para pemain sangat luar biasa bagus. Jadi buat saya, Keluarga Cemara adalah potret keluarga Indonesia masa kini," kata Reza.

Baca juga: Beban Ringgo Agus Rahman Jaga Reputasi Keluarga Cemara

Pihak rumah produksi film Keluarga Cemara menyatakan bahwa, ketika dirilis pada 3 Januari 2019, film itu berhasil meraup 92.186 penonton untuk pemutaran perdananya.

Kemudian, film tersebut meraih 660.000 penonton untuk pemutarannya selama seminggu.

Baca juga: 5 Fakta Zara JKT48 Perankan Euis dalam Film Keluarga Cemara

Film Keluarga Cemara bercerita tentang sebuah cobaan yang mendera keluarga Abah (Ringgo Agus Rahman).

Abah, sebagai kepala rumah tangga, harus mengambil langkah cepat agar keluarganya selamat dari kebangkrutan.

Emak (Nirina Zubir) juga menjadi ibu yang menyeimbangkan perannya dalam keluarga ketika Euis (Zara JKT48) sebagai anak tertua bercita-cita tinggi. Ara (Widuri Puteri), yang paling muda dan ceria, juga harus berhadapan dengan situasi baru.




Close Ads X