Rihanna Minta Ayah Tak Manfaatkan Namanya untuk Cari Keuntungan

Kompas.com - 16/01/2019, 09:50 WIB
Rihanna menghadiri acara Fenty Beauty by Rihanna di Sephora di Brooklyn, New York, pada 14 September 2018. AFP/ANGELA WEISSRihanna menghadiri acara Fenty Beauty by Rihanna di Sephora di Brooklyn, New York, pada 14 September 2018.

KOMPAS.com - Artis musik Rihanna menuntut ayahnya sendiri, Ronald Fenty dan partner bisnisnya Moses Perkins.

Seperti dilansir Entertainment Tonight, dalam dokumen gugatan Rihanna menyebut ayah dan partner bisnisnya memperkenalkan ke pihak ketiga bahwa perusahaan mereka, Fenty Entertainment, LCC, berkaitan dengannya. Menurut Rihanna, mereka sering bertindak menggunakan namanya.

Rihanna menyebut Fenty dan Perkins berusaha meminta uang jutaan dollar kepada pihak ketiga dengan menjual namanya.

Mereka juga menjanjikan Rihanna tampil di berbagai negara. Salah satunya adalah menjadwalkan Rihanna tampil di 15 pertunjukan di kawasan Amerika Latin pada Desember 2017 tanpa persetujuannya.

Fenty dan Perkins, kata Rihanna, berusaha mematenkan kata "Fenty" untuk sebuah jaringan hotel butik.

Lebih jauh penyanyi bernama asli Robyn Rihanna Fenty itu mengaku sudah berkali-kali meminta ayahnya tidak lagi mengatasnamakan dirinya serta menghentikan upaya mengeksploitasi namanya,

Rihanna meminta pengadilan melarang ayah dan partner bisnisnya berhenti menjual, menawarkan, mengiklankan, dan mempromosikan barang menggunakan namanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hubungan Rihanna dengan ayahnya memang buruk. Dalam wawancara dengan Oprah Winfrey pada 2012 lalu, Rihanna mengungkap bahwa ayahnya sering melakukan KDRT terhadap ibunya.

Hubungan mereka terlihat membaik ketika Rihanna mengunggah fotonya bersama sang ayah di Instagram pada Oktober 2016.

Baca juga: Berkomentar di Instagram Rihanna, Chris Brown Dikecam Warganet



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.