Teori Ini Menyebutkan Akan Ada Ancaman Besar Selain Thanos di Avengers: Endgame

Kompas.com - 30/01/2019, 15:29 WIB
Dormamu melawan Doctor Strange dalam film Doctor Strange (2016). MARVEL STUDIOSDormamu melawan Doctor Strange dalam film Doctor Strange (2016).


JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak informasinya dibocorkan tanpa sengaja oleh mainan action figure yang rilis pada awal tahun lalu dengan menyebutkan bahwa Avengers harus menghadapi ancaman yang lebih besar daripada Thanos, penggemar langsung berspekulasi tentang siapa atau apa yang bakal lebih berbahaya dalam Avengers: Endgame mendatang.

Dalam sebuah teori penggemar baru-baru ini disebutkan bahwa karakter jahat dalam film Doctor Strange bisa saja kembali untuk membalas dendam kepada Master of the Mystic Arts.

Teori ini merupakan kiriman akun Reddit / u / ak2usp yang menyatakan bahwa ketika Doctor Strange (Benedict Cumberbatch) menjadi korban "snap" Thanos dalam Avengers: Infinity War, Dormammu akan menyadari bahwa kesepakatan yang mereka sepakati tidak lagi valid.

Baca juga: 10 Superhero yang Diprediksi Bakal Selamat Usai Avengers: Endgame

Karena itulah Dormamu diprediksi akan datang kembali ke bumi dan mengubah semua manusia menjadi pelayan dimensi gelapnya. Teori ini cukup berbobot mengingat asumsi ancaman yang lebih besar adalah siapa, dan bukan apa.

Cukup masuk akal apabila Marvel Studios akan memilih Dormamu yang telah mereka perkenalkan sebelumnya, bukan karakter baru seperti Living Tribunal atau Lord Chaos dan Master Order. Apalagi Endgame disebut-sebut sebagai puncak blockbuster Marvel Cinematic Universe dalam 10 terakhir.

Sejak Dormammu diperkenalkan dalam film Doctor Strange, sebagian besar penggemar Endgame akan menyadari siapa makhluk yang lebih besar dari kehidupan dan sedikit perkenalan akan diperlukan.

Sangat masuk akal bahwa "snap" Thanos menyebabkan ruang dan waktu rusak sehingga memungkinkan Dormammu bebas bergerak di antara dimensi, khususnya dimensi gelap dan bumi.

Baca juga: Iron Man Bakal Punya 3 Armor Berbeda dalam Avengers: Endgame

Jika Bos Marvel Studios Kevin Feige mencari karakter yang bisa memberi ancaman lebih mengerikan dibanding Thanos, saat ini hanya ada beberapa karakter kuat yang bisa ditarik dari Marvel Comics, salah satunya tentu saja Dormammu dan yang lainnya adalah Galactus. Namun, Galactus secara teknis masih dimiliki oleh Fox hingga kesepakatan Disney-Fox rampung pada Maret mendatang.

Teori lainnya juga menyebutkan bahwa makhluk kosmik seperti Living Tribunal bisa jadi adalah ancaman besar yang dimaksud. Namun, teori itu dianggap kurang kuat karena karakter Living Tribunal tidak pernah benar-benar dikategorikan sebagai penjahat, karena dia dewa kosmik yang berharap alam semesta mengikuti jalur alami yang diberikan Tuhan.



Sumber Comicbook
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X