Anji: Banyak yang Belum Baca Lengkap, Tapi Tolak RUU Permusikan dengan Keras

Kompas.com - 04/02/2019, 20:39 WIB
Penyanyi Anji berpose saat Anugerah Musik Indonesia ke-19 di The Ecovention Ocean Park, Ancol, Jakarta, Rabu (28/9/2016). KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPenyanyi Anji berpose saat Anugerah Musik Indonesia ke-19 di The Ecovention Ocean Park, Ancol, Jakarta, Rabu (28/9/2016). KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi dan pencipta lagu Erdian Aji Prihartanto atau Anji, menjadi salah satu musisi yang turut menyoroti draf RUU Permusikan yang kini tengah menuai polemik.

Namun dari keriuhan yang ada, Anji menyayangkan sebagian pihak yang telah menunjukkan sikap atas persoalan ini, tanpa tahu betul seluruh data yang ada, termasuk draf RUU Permusikan.

Hal itu ia lontarkan dalam cuitan di akun Twitter miliknya @duniamanji, pada Senin (4/2/2019).

"Tadi saya ketemu beberapa Musisi, saat pembahasan tentang RUU Permusikan. Menolak RUU adalah suara hampir semua," ungkap Anji dalam tuitanya.

"Cuma yang saya sayangkan, ternyata banyak juga yang belum membaca lengkap, bahkan tidak tahu di mana membaca draf RUU itu, tapi menolak dengan suara keras," sambungnya seperti dikutip Kompas.com.

Baca juga: Anji Soroti Beberapa Draf RUU Permusikan

 

https://twitter.com/duniamanji/status/1092310115892441088?s=19

Pelantun lagu "Dia" ini menilai, para pelaku musik yang menolak RUU Permusikan harusnya sudah paham keseluruhan pasal yang ada di dalamnya, baru menunjukkan sikap.

"Buat saya, ketika kamu menolak atau menyetujui sesuatu, harusnya bukan karena kata orang-orang atau berdasarkan fakta yang diberi orang lain, padahal ada sumbernya yang bisa dicari. Cari tahu lebih dalam. Saya lihat banyak yang tidak melakukannya," ungkap Anji.

Anji merupakan salah satu pelaku musik yang masih enggan menyatakan sikap menolak atau menyetujui, ia beralasan karena masih banyak hal yang harus diamati.

Hal itu bisa dilihat dari tidak terlibatnya Anji dalam Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan yang diisi sebanyak 262 pelaku musik.

Baca juga: Anji: Melindungi Hak atas Karya Cipta Itu Lebih Penting



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X