Genap 27 Tahun, Haruka Eks JKT48 Putuskan Berhenti Berbohong dan Ceritakan soal Orangtua

Kompas.com - 11/02/2019, 11:29 WIB
Penyanyi Haruka Nakagawa saat ditemui di Pembukaan Pekan Sinema Jepang 2018 di CGV Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Penyanyi Haruka Nakagawa saat ditemui di Pembukaan Pekan Sinema Jepang 2018 di CGV Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018).

JAKARTA, KOMPA.com - Mantan member grup idola JKT48, Haruka Nakagawa, membagikan kisah yang selama ini menjadi pertanyaan publik, yakni tentang keluarganya.

Haruka membagikan kisah mengharukan tersebut lewat sebuah rangkaian tulisan pada akun Instagram-nya, @haruuuu_chan, yang dikutip Kompas.com, Senin (10/2/2019).

"Banyak yang tanya aku tentang keluarga 'Keluaga kamu enggak ke Indonesia? Enggak kangen sama orangtua?' Aku selalu jawab 'Enggak kok, karena di sini seru jadi enggak apa-apa' gitu," tulis Haruka.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut membuat batin Haruka bergejolak. Haruka mengaku lelah berbohong kepada orang-orang.

"Tapi lama-lama pasti kalian juga penasaran dan aku juga udah capek berbohong terus," tulisnya.

Haruka merasa usianya yang hari ini genap 27 tahun adalah momentum yang tepat untuk menjelaskan tentang kehidupan keluarganya. Ia mengungkap bahwa saat umur tiga tahun, ia sudah tidak tinggal bersama orangtuanya karena mereka bercerai.

"Aku enggak ingat juga muka ibu aku sendiri, dan aku enggak pernah ketemu ibu, enggak tahu di mana (ibu) sampai sekarang," tulis dia.

Haruka kemudian tinggal bersama nenek dari ayahnya. Namun, nenek Haruka mengidap sakit jantung sehingga sering keluar-masuk rumah sakit. Haruka bersama kakak dan adiknya kemudian tinggal di panti asuhan.

Meski merasa mempunyai nenek masih lebih baik daripada tidak punya keluarga sama sekali, dalam hati kecilnya Haruka tetap saja bersedih. Apalagi saat duduk di bangku sekolah dasar.

Saat teman-temannya ada yang diantar dan dijemput pulang sekolah oleh orangtuanya, Haruka harus sendirian. Ia bahkan membuat dan menyiapkan bekalnya sendiri.

"Waktu lulus sekolah, nenek datang, tapi aku malu karena (teman-teman) datangnya sama mama dan papa. Aku doang sama nenek," tulisnya.

"Mungkin pas kecil enggak mikir apa-apa. Jadi, aku enggak mau sama nenek foto bareng pas lulus sekolah. Tapi, harusnya bersyukur juga karena masih ada nenek," tulis dia lagi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X