Joko Anwar Butuh Waktu 6 Bulan Cari Lokasi Shooting Perempuan Tanah Jahanam

Kompas.com - 25/02/2019, 19:49 WIB
Joko Anwar berpose di sela kesempatan makan siang bersama yang diadakan rumah produksi Base Entertainment di Basic Instinct Culinary, Lot 22 Sudirman Central Business District, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2018). KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAJoko Anwar berpose di sela kesempatan makan siang bersama yang diadakan rumah produksi Base Entertainment di Basic Instinct Culinary, Lot 22 Sudirman Central Business District, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara sekaligus penulis skenario Joko Anwar butuh waktu enam bulan untuk mencari lokasi shooting film horor Perempuan Tanah Jahanam ( Impetigore).

"Kami mencari lokasi cukup lama, selama enam bulan," ujar Joko dalam jumpa pers di Queens Head, Kemang Raya, Jakarta Selatan, Senin (25/2/2019).

Lokasi tersebut ada di Banyuwangi, Lumajang, Lumbang, dan Gunung Ijen. Joko punya alasan mengapa mengambil lokasi di daerah tersebut.

Baca juga: Bersama Produser Crazy Rich Asians, Joko Anwar Siap Produksi Impetigore

"Sebagian besar tempatnya terpencil enggak pernah dipakai shooting sebelumnya, malah hutannya masih virgin," kata Joko.

"Kami mau membangun sebuah tempat yang menunjang cerita saya. Proses pencarian lokasi juga lama sebelum proses produksi mulai," kata Joko lagi.

Joko bersama tim akan menjalani kegiatan shooting pada 28 Februari 2019.

Baca juga: Joko Anwar dan Kimo Stamboel Berkolaborasi lewat Film Ratu Ilmu Hitam

Ia mengatakan bahwa cerita film ini berkisah tetang seorang perempuan bersama sahabat baiknya.

Mereka kembali dari kota ke desa untuk mencari tahu apakah mendapat warisan karena hidupnya susah.

"Sesampai di desa mereka tidak mengetahui kalau sudah lama dicari untuk dibunuh demi menghilangkan sebuah kutukan," kata Joko.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X