Joko Anwar: Satu Karakter dalam Perempuan Tanah Jahanam Diperebutkan 25 Orang

Kompas.com - 25/02/2019, 20:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara dan penulis skenario Joko Anwar menceritakan panjangnya proses casting film horor Perempuan Tahan Jahanam.

Selama berbulan-bulan menjalani proses tersebut, Joko mengaku sangat selektif dalam memilih pemain yang akan memerankan karakter filmnya.

"Saya sangat cerewet kalau soal cast. Jadi para pemain terpilih ini mengalahkan 20 sampai 25 orang (untuk mendapatkan karakter)," ujar Joko dalam jumpa pers syukuran film Perempuan Tanah Jahanam di Queens Head, Kemang Raya, Jakarta Selatan, Senin (25/2/2019).

Joko mengaku tidak pilih kasih kepada para pemain, termasuk artis peran Tara Basro. Tara sebelumnya terlibat beberapa produksi film dengan Joko seperti A Copy of My Mind, Pengabdi Setan, dan Gundala.

Baca juga: Joko Anwar Butuh Waktu 6 Bulan Cari Lokasi Shooting Perempuan Tanah Jahanam

"Kenapa mereka? Karena mereka ikut audisi dan mereka yang dapat. Kecuali Christine Hakim karena saya menuliskan karakter khusus untuk dia," ujarnya.

Selain nama-nama yang sudah berpengalaman di industri film, kata Joko, ada beberapa debutan yang main dalam film juga. Mereka, kata Joko, dicari oleh tim di 8 kota di Indonesia.

"Casting director kami malah sampai pergi ke pasar untuk cari pemainnya. Jadi kami casting dari setiap golongan profesi, enggak hanya yang pengalaman di film," ucap Joko.

Perempuan Tanah Jahanam berkisah tentang seorang perempuan bersama sahabat baiknya kembali dari kota ke desa untuk mencari tahu apakah mendapat warisan karena hidupnya susah.

Sesampai di desa, mereka tidak mengetahui kalau sudah lama dicari untuk dibunuh demi menghilangkan sebuah kutukan.

Kegiatan shooting film Perempuan Tanah Jahanam akan dilakukan di Banyuwangi, Lumajang, Lumbang, dan Gunung Ijen mulai 28 Februari 2019.

Baca juga: Sumber Ide Cerita Film-film Joko Anwar Berasal dari Mimpi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X