Rendy Pandugo Awali Proyek 'Duet Maut' dengan Ron King di Java Jazz Festival 2019

Kompas.com - 02/03/2019, 19:38 WIB
Rendy Pandugo di panggung BNI Music Project with Ron King Horn Section dalam Java Jazz Festival hari kedua di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGRendy Pandugo di panggung BNI Music Project with Ron King Horn Section dalam Java Jazz Festival hari kedua di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi solo Rendy Pandugo menjadi pembuka dalam rangkaian penampilan BNI Music Project with Ron King Horn Section pada hari kedua BNI Jakarta International Java Jazz Festival 2019.

Di panggung BNI Hall Stage di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019), Rendy mengawali penampilannya lewat lagu "Soul with a Capitol S" yang dipopulerkan grup musik asal Amerika, Tower of Power.

Seperti biasa, Rendy beraksi dengan vokal khasnya yang sambil memainkan gitar elektrik. Setelah penampilan Rendy yang dibalut jaket jins dan celana panjang krem itu, panggung kemudian diambil alih oleh penyanyi pendatang baru Radhini.

Baca juga: Ini Dia Daftar Penampil di Hari Kedua Java Jazz Festival 2019

Dara kelahiran 19 April 1988 itu menyanyikan lagu "You Are The Universe" milik The Brand New Heavies.

Radhini di panggung BNI Music Project with Ron King Horn Section dalam Java Jazz Festival hari kedua di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Radhini di panggung BNI Music Project with Ron King Horn Section dalam Java Jazz Festival hari kedua di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).
Secara mengejutkan, usai Radhini menyajikan vokal merdunya, Teddy Aditya muncul sambil membawakan lagu beraliran blues berjudul "I Feel Good" milik legendaris Soul, James Brown.

Lagu yang memiliki kekhasan bunyi instumen brass-heavy itu disajikan oleh Teddy dengan alunan jazz yang kaya ritmik.

Teddy Aditya di panggung BNI Music Project with Ron King Horn Section dalam Java Jazz Festival hari kedua di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Teddy Aditya di panggung BNI Music Project with Ron King Horn Section dalam Java Jazz Festival hari kedua di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).
Selain mereka, masih ada Andien, Audrey Singgih, dan Aqi Alexa yang juga tergabung dalam BNI Music Project.

Andien di panggung BNI Music Project with Ron King Horn Section dalam Java Jazz Festival hari kedua di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Andien di panggung BNI Music Project with Ron King Horn Section dalam Java Jazz Festival hari kedua di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).
Aqi Alexa di panggung BNI Music Project with Ron King Horn Section dalam Java Jazz Festival hari kedua di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Aqi Alexa di panggung BNI Music Project with Ron King Horn Section dalam Java Jazz Festival hari kedua di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).
Panggung BNI Music Project merupakan hasil kolaborasi BNI dengan beberapa musisi Tanah Air dan menggandeng master trompet asal Amerika, Ron King.

Baca juga: Hari Kedua, Pengunjung Mulai Padati Area Java Jazz Festival 2019



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X