Tak Puas Hukumannya Dipotong, Ahmad Dhani Akan Ajukan Kasasi

Kompas.com - 14/03/2019, 07:56 WIB
Ahmad Dhani saat berjalan memasuki ruang sidang PN Surabaya, Selasa (12/3/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALAhmad Dhani saat berjalan memasuki ruang sidang PN Surabaya, Selasa (12/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis musik Ahmad Dhani berencana mengajukan kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta yang mengubah atau memangkas vonis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terhadapnya.

Sebelumnya, PT Jakarta memotong masa hukuman Dhani dari satu tahun enam bulan menjadi satu tahun penjara.

"Iya, kasasi. Apabila salinan putusan sudah kami terima secara resmi, kami akan ajukan kasasi. Kan jangka waktunya 14 hari ya," ungkap kuasa hukum Dhani, Hendarsam Marantoko, saat dihubungi wartawan, Rabu (13/3/2019) malam.

Menurut Hendarsam, pihak Ahmad Dhani siap dengan apa pun hasil dari pengajuan kasasi tersebut.

"Kan sudah kami pertimbangkan. Bahwa ditingkat PT (pengadilan tinggi) pun bisa untuk nambah (hukuman) pun bisa, risiko untuk itu ada. Kami sudah siap dengan risiko itu dan kita yakin keadilan masih adalah," kata Hendarsam.

Baca juga: Pengadilan Tinggi Jakarta Pangkas Vonis Ahmad Dhani

Berdasarkan putusan dengan nomor 58/Pid.Sus/2019/PT.DKI, majelis hakim PT menerima banding Dhani dan memotong enam bulan hukumannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Menerima permintaan Banding dari Penuntut Umum dan Terdakwa tersebut. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani, oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun," tulis situs resmi Mahkamah Agung seperti dikutip Kompas.com, Rabu malam.

"Menetapkan lamanya Terdakwa dalam tahanan dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan," tambahnya.

Pada Senin (28/1/2019), majelis hakim PN Jakarta Selatan menjatuhkan vonis hukuman satu tahun enam bulan penjara kepada Ahmad Dhani atas kasus ujaran kebencian.

Hakim menilai, Dhani melanggar Pasal 45A Ayat 2 juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

Baca juga: Kabulkan Banding, Pengadilan Tinggi Jakarta Perintahkan Ahmad Dhani Tetap Ditahan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.