Boyzone Bersyukur Banyak Hal yang Membuat Mereka Menangis

Kompas.com - 24/03/2019, 15:13 WIB
(dari kiri) Para personel Boyzone Shane Lynch, Keith Duffy, Ronan Keating, dan Mikey Graham dalam wawancara eksklusif dengan Kompas.com di Hotel DoubleTree by Hilton, kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (23/3/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA(dari kiri) Para personel Boyzone Shane Lynch, Keith Duffy, Ronan Keating, dan Mikey Graham dalam wawancara eksklusif dengan Kompas.com di Hotel DoubleTree by Hilton, kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (23/3/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Perjalanan karier selama 25 tahun membuat boyband asal Irlandia, Boyzone merasakan banyak pengalaman berharga sepanjang kariernya.

Boyband yang berdiri sejak 1993 ini, beranggotakan Keith Duffy, Mikey Graham, Ronan Keating, dan Shane Lynch.

Ronan Keating dan kawan-kawan mengaku akan mengenang semua hal tersebut sepanjang hidup mereka.

"Aku rasa semua perjalanan adalah hal yang luar biasa, cerita sukses kita, dan kami sangat-sangat beruntung," ucap Ronan dalam wawancara eksklusif dengan Kompas.com di Hotel DoubleTree by Hilton, kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (23/3/2019) malam.

"Dari usia yang sangat belia kami sudah berkeliling dunia dan kami tahu, kami suka melakukannya," ujar Ronan.

Atas semua pengalaman tersebut, Ronan mengaku sangat bersyukur karena telah memberi warna dalam hidupnya dan personel lainnya, serta mengajari akan arti hidup.

Baca juga: Boyzone: Kami Ingin Mengucapkan Selamat Tinggal dengan Pantas

"Kami sangat-sangat bersyukur dan ada banyak fase, hal-hal yang berbeda dengan waktu-waktu yang berbeda dalam karier, membuat kami tertawa, membuat kami menangis. Mungkin banyak tangisnya. Aku tak tahu persisnya," ujar Ronan.

Meski mereka akan berpisah setelah menuntaskan rangkaian jadwal konser perpisahan, para personel akan tetap menjaga hubungan baik seperti sebelumnya.

"Kami sudah seperti saudara selama 25 tahun. Jadi di dalamnya, kami seperti sekumpulan saudara laki-laki," ucap Mikey.

Mikey menuturkan bahwa pertentangan yang ada selama mereka berkarier adalah hal lumrah, dan mereka tak pernah menjadikan itu sebagai sentimen pribadi, justru sebaliknya.

"Itu adalah hubungan yang normal dari band, bila kamu pernah menonton film Bohemian Rhapsody, kamu akan tahu bagaimana dinamisnya berada dalam satu band. Kami membutuhkan satu sama lain," tandas Mikey.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X