Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rumah Taylor Swift Ditabrak Pencuri Mobil

Kompas.com - 05/04/2019, 16:11 WIB

KOMPAS.com — Rumah Taylor Swift di Rhode Island mengalami kerusakan tak terduga minggu ini karena pencuri mobil menabrak gerbang rumahnya.

Polisi mulanya mengejar mobil yang dicuri di Connecticut, sekitar pukul 13.00 pada Selasa. Mereka mengatakan mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi beberapa kali untuk menghindar hingga akhirnya menabrak dinding rumah Taylor dan memantul ke gerbang depan.

Shykeim Edwin Lewis, 19 tahun, kini menghadapi beberapa dakwaan dan ditahan dengan denda $10.000 (sekitar RP 142 juta).

Dalam mobil tersebut ada tiga orang selain Lewis, tapi tak satu pun dari mereka menghadapi dakwaan.

Taylor pun berbicara soal kekhawatirannya terkait keselamatan. Belum lama ini, saat wawancara dengan ELLE, ia membawa senjata kelas militer, seperti pistol atau senjata tajam untuk melindungi diri.

Baca juga: Seorang Pria Ditangkap karena Lagi-lagi Bobol Rumah Taylor Swift

“Setelah tragedi bom di Manchester Arena dan penembakan di Vegas, aku merasa benar-benar takut setiap harus pergi tur karena aku tidak tahu bagaimana caranya menjaga tiga juta penggemar tetap aman selama tujuh bulan,” ujarnya.

“Ada banyak perencanaan, pengeluaran, dan usaha yang dipikirkan untuk menjaga para penggemarku tetap aman,” kata Taylor.

Belum lagi, bulan lalu seorang penguntit baru saja ditangkap karena berusaha masuk ke apartemennya.

“Kamu punya cukup banyak penguntit dan mereka mencoba masuk ke dalam rumah dan tentu saja itu membuatmu menyiapkan diri untuk berbagai hal buruk yang bisa terjadi,” kata penyanyi "Blank Space" ini.

“Setiap hari saya berusaha mengingatkan diri sendiri tentang hal-hal baik yang ada di dunia, cinta yang saya saksikan dan keyakinan yang saya miliki tentang kemanusiaan. Kita harus hidup dengan berani untuk benar-benar merasa hidup dan itu berarti tidak dikuasai oleh ketakutan terbesar kita,” kata Taylor.

Baca juga: Pria yang Melompat ke Panggung Konser Taylor Swift Diduga Lakukan Pembunuhan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+