Polisi Geledah Dua Kantor Perusahaan Terkait Skandal Seungri

Kompas.com - 11/04/2019, 16:55 WIB
Penyanyi K-pop Seungri tiba di kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan terkait sejumlah tuduhan di Seoul, Korea Selatan, pada 14 Maret 2019. AFP/JUNG YEON-JEPenyanyi K-pop Seungri tiba di kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan terkait sejumlah tuduhan di Seoul, Korea Selatan, pada 14 Maret 2019.
Editor Kistyarini

KOMPAS.com - Aparat kepolisian Seoul, Korea Selatan, menggeledah kantor dua perusahaan yang terkait dengan Seungri dan Burning Sun, Kamis (11/4/2019).

Penyidik menyita barang-barang terkait kasus dugaan penggelapan uang oleh Seungri di kantor Junwon Industries dan Yuri Holdings.

Junwon Industries merupakan pemegang saham mayoritas Burning Sun Entertainment, yang mengelola kelab malam tersebut.

Sementara itu Yuri Holdings adalah perusahaan investasi yang didirikan Seungri dan Yoo In Suk pada 2016. Perusahaan itu berinvestasi di bisnis restoran dan hiburan. Yuri juga memiliki saham di Burning Sun Entertainment.

Polisi mendapati bahwa dana dari Yuri Holdings digunakan untuk membayar biaya pengacara ketika seorang karyawan Monkey Museum, bar yang didirikan Seungri dan Yoo, terlibat kasus kriminal.

Saat ini polisi sudah memperlakukan CEO Junwon Industries Choi Tae Hyung, Seungri, dan Yoo In Suk sebagai tersangka.

Polisi pun sudah memanggil seorang perempuan asal Taiwan, Lin, untuk pemeriksaan terkait kasus-kasus itu. Salah satu investor Burning Sun itu diduga melakukan pencucian uang melalui kelab tersebut.

Baca juga: Raline Shah Blak-blakan soal Hubungannya dengan Seungri Eks BIGBANG

Untuk melancarkan penyelidikan kasus itu, kepolisian Seoul juga meminta bantuan China, Taiwan, Hong Kong, dan Singapura.

"Lin belum menjawab panggilan kami. Jika sangkaan terhadap Lin terbukti, kami akan meminta bantuan internasional melalui Interpol," kata seorang pejabat kepolisian Seoul.

Baca juga: Raline Shah Ungkap Suasana Pesta Ulang Tahun Seungri yang Diselidiki Polisi

Skandal Burning Sun berawal dari tuduhan penggunaan narkotika dan kekerasan. Pengembangan penyelidikan kasus itu pun menyeret sejumlah pesohor, karyawan kelab tersebut dan mantan pejabat kepolisian.

Dalam kasus Burning Sun, kepolisian Seoul telah memeriksa 59 orang. Sebelas orang di antaranya sudah ditahan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X