Terlalu Banyak Caleg, Abdee Slank Bingung Tentukan Pilihan

Kompas.com - 17/04/2019, 17:36 WIB
Gitaris Slank Abdee Negara memberikan hak suaranya di TPS 83 di kawasan Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAGitaris Slank Abdee Negara memberikan hak suaranya di TPS 83 di kawasan Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini, Rabu (17/4/2019), pemilu serentak capres-cawapres dan caleg resmi digelar oleh KPU. 

Ratusan juta rakyat Indonesia berbondong-bondong memberikan hak suaranya ke TPS terdekat, termasuk gitaris Slank Abdee Negara.

Namun, Abdee merasa banyaknya calon anggota legislatif yang ada di surat suara membuatnya kebingungan.

Ia merasa banyaknya pilihan, membuat dirinya sulit untuk memilah-milah mana caleg yang memiliki dedikasi tinggi terhadap konstituennya.

Baca juga: Datang ke TPS, Abdee Slank Disebut Artis Asli

"Agak repot ya, kita kehilangan fokus, kan banyak banget pilihannya (caleg). Sebagai pemilih saya merasa agak repot," ucap Abdee usai memberikan hak suara di TPS 83, kawasan Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Selain banyaknya jumlah calon anggota legislatif, Abdee merasa ukuran surat suara juga terlalu besar dan membutuhkan biaya anggaran yang besar.

"Untuk biaya (pencetakan surat suara) kayaknya pendapat saya terlalu besar, kalau kertas (surat suara) sebesar itu," ujarnya.

Meski demikian, Abdee mengaku telah memiliki sosok pilihan yang pantas untuk ia pilih sebagai anggota legislatif.

"Kebetulan beberapa (caleg) saya sudah tahu track record-nya, jadi begitu saya tahu dia mencalonkan diri saya yakin (untuk pilih)," ucap Abdee.

Baca juga: (Video) Kaka Slank Berikan Hak Suara Pemilu 2019 di Potlot

 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X