Abdee Slank Optimis Indonesia Bisa Lebih Maju

Kompas.com - 17/04/2019, 18:07 WIB
Gitaris Slank Abdee Negara memberikan hak suaranya di TPS 83 di kawasan Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAGitaris Slank Abdee Negara memberikan hak suaranya di TPS 83 di kawasan Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gitaris Slank Abdee Negara mengaku optimis dengan kondisi Indonesia ke depan setelah pemilu 2019 berakhir.

Abdee mengatakan, hal itu ia lihat dari perkembangan Indonesia sejauh ini, baik dari sisi ekonomi dan infrastruktur.

Abdee menyampaikan hal tersebut, usai memberikan hak suara di TPS 83, kawasan Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

"Berdasarkan semua riset badan-badan internasional, Indonesia bisa maju dalam 20-30 tahun ke depan. Dan butuh tahapan, apa yang dilakukan pemerintah sekarang adalah landasan awal," ucap Abdee.

Baca juga: Datang ke TPS, Abdee Slank Disebut Artis Asli

Pria kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah 50 tahun silam ini menyatakan bahwa dirinya sempat ingin abstain dalam menyatakan dukungan.

Namun, Abdee merasa hal itu harus diurungkan, agar perkembangan Indonesia tetap berjalan dan tak jalan ditempat alias stagnan.

"Apa yang dilakukan sejak 2014, menurut saya sudah pada treknya, tinggal dilanjutkan saja, mudah-mudahan itu semua akan tercapai kalau semua elemen dalam sebuah negara untuk maju ada di situ," kata Abdee.

Abdee sendiri tak mempermasalahkan, andaikata calon presiden dan wakil presiden pilihannya tak terpilih. Baginya kepentingan bangsa adalah yang utama.

"Ini kan referensi kita berbeda-beda ya, berdasarkan pengetahuan yang kita dapat, kedewasaan yang kita dapat itu harus menghargai perbedaan pendapat, ini soal bangsa, bagaimana bangsa kita bisa maju kalau semua orang merasa kepentingan dan pendapat nya lebih penting tanpa mendahulukan kepentingan bangsa," imbuhnya.

Baca juga: Terlalu Banyak Caleg, Abdee Slank Bingung Tentukan Pilihan

 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X