Ternyata Pola Koreografi JKT48 Tak Boleh Diubah

Kompas.com - 18/04/2019, 19:42 WIB
Tiga member JKT48, Shani, Melati, dan Feni (dari kiri ke kanan), berpose ketika berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGTiga member JKT48, Shani, Melati, dan Feni (dari kiri ke kanan), berpose ketika berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup idola JKT48 terkenal dengan aksi panggungnya yang menghibur penggemar dengan bernyanyi sambil menari sesuai koreografi khas milik mereka.

Koreografi mereka yang dikenal enerjik dan atraktif ternyata sudah memiliki pola tersendiri di tiap lagunya dan tak boleh diubah oleh para anggotanya.

Hal itu disampaikan oleh para anggotanya, yakni Feni, Shani, dan Melati saat berkunjung ke redaksi Kompas.com, di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Baca juga: Berbadan Mungil, Anggota JKT48 Mengaku Tak Ada Aturan Diet

"Kalau koreografi itu sudah menetap karena dari Jepang (negara asal manajemen yang menaungi JKT48) sendiri sudah menetap, enggak boleh diubah, pattern-nya sama," ucap Feni.

Meski dituntut menjadi pribadi yang kreatif dan aktif, seluruh anggota JKT48 tak diperbolehkan untuk mengembangkan gerakan koreografi yang sudah ditentukan oleh tim manajemen.

Mereka hanya boleh melakukan improvisasi tarian ketika ada jeda antar lagu.

"Iya kita boleh improve kalau ada medley lagu, jeda antar lagu itu baru boleh, tapi kalau lagunya sudah mulai itu formasi koreografi enggak boleh diubah," ungkap Feni.

Untuk diketahui, selama bermusik JKT48 sendiri telah menelurkan 23 singel dan 21 album dalam berbagai bentuk serta edisi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X